Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 1.055/tablet per Maret 2020
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 tablet
Produsen Sanbe Farma

Braxidin tablet digunakan untuk mengatasi gangguan saraf yang menyebabkan kecemasan disertai gejala tambahannya seperti berbagai masalah pencernaan. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Braxidin mengandung zat aktif chlordiazepoxide dan clinidium Br.

  • Terapi gangguan saraf otonom dan saraf somatik karena cemas.
  • Terapi gejala (simptomatik) seperti luka pada dinding lambung (tukak lambung) dan usus 12 jari.
  • Pengeluaran zat yang masih dibutuhkan secara berlebih (hipersekresi) dan diare.
  • Nyeri pada saluran cerna yang disebabkan karena kecemasan, iritasi dan kram pada usus besar (spasme kolon).
  • Kondisi ketika jumlah cairan empedu di dalam tubuh tidak memadai (diskinesia empedu), kram (spasme) dan gangguan gerak yang tidak dapat dikendalikan (diskinesia) pada ureter.
  • Kerusakan pada cara kerja sistem usus (sindroma iritasi usus), radang usus (kolitis), diare dan nyeri saat menstruasi (dismenore).
  • Chlordiazepoxide 5 mg.
  • Clidinium Br 2,5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 3-4 tablet/hari.
  • Lansia dan penderita yg lemah:
    • Dosis awal: 1-2 tablet/hari, ditingkatkan bertahap sampai dengan dosis efektif.

Sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong atau sebelum makan dan menjelang tidur malam.

  • Gangguan mental.
  • Gangguan penglihatan.
  • Mengantuk.
  • Terganggunya daya ingat (amnesia).
  • Ketergantungan.
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Pasien dengan kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat).
  • Pasien dengan kondisi peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Gangguan hati.
  • Penggunaan jangka panjang.
  • Kehamilan trimester 1.
  • Simetidin.
  • Alkohol.
  • Depresan sistem saraf pusat lainnya.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/braxidin/?type=brief\
Diakses pada 12 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait