Bralin Tablet 500 mg

15 Okt 2020
Golongan
Produk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (500 mg)
Produsen
Bernofarm
Bralin tablet adalah obat yang mengatasi untuk penyakit stroke dan gangguan fungsi kognitif seperti penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan bicara (alzheimer) dan penurunan daya ingat (demensia). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Bralin tablet mengandung zat aktif sitikolin.

Mengatasi:

  • Penyakit stroke.
  • Penurunan daya ingat (demensia).
  • Gangguan fungsi kognitif seperti penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan bicara (alzheimer).

Sitikolin merupakan nukleosida endogen alami yang terlibat dalam biosintesis lesitin yang bekerja meningkatkan sintesis fosfatidilkolin (fosfolipid membran saraf utama) dan meningkatkan produksi asetilkolin sehingga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen di otak.

Sitikolin 500 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 500 mg/hari atau sebanyak 2 kali/hari atau dosis 1000 mg/hari.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi seperti buah dan sayuran segar dan sereal, dan minum banyak air. Cobalah berolahraga, misalnya dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Cobalah minum banyak air dan mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Diare, mual, sakit perut.
    Jika Anda merasa efek samping tersebut, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang sederhana dan cobalah minum banyak air.
  • Mengantuk.
    Minum sitikolin di malam hari dan kurangi jumlah alkohol yang Anda minum. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa mengantuk. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dengan dokter Anda.
  • Tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Pengelihatan kabur.
  • Nyeri dada.
  • Ruam kulit.
Pasien yang mengalami ketegangan otot yang tinggi dan menurunnya kemampuan otot (hipertonia) pada sistem saraf parasimpatis.
  • Pasien dengan yang melakukan terapi bersamaan dengan obat pelepas tekanan hemostatik atau intrakranial atau penggunaan tindakan untuk menjaga suhu tubuh tetap rendah.
  • Pasien dengan gangguan kesadaran akut, berat, dan progresif.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Levodopa.
    Penggunaan bersama sitikolin akan memperkuat efek levodopa.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/brainolin
Diakses pada 29 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/citicoline?mtype=generic
Diakses pada 29 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1090/citicoline
Diakses pada 29 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email