Brainact injeksi 500 mg

04 Feb 2020| Aby Rachman
Brainact adalah obat untuk mengatasi kehilangan kesadaran akibat kerusakan otak

Deskripsi obat

Brainact adalah suplemen untuk kondisi kehilangan kesadaran karena kerusakan otak, cedera kepala, atau bedah otak dan kurangnya pasokan oksigen ke otak, mempercepat penyembuhan pada kelumpuhan tangan dan kaki, mengatasi penurunan fungsi intelektual pada lansia. Obat ini mengandung citicoline dan termasuk golongan obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep.

Brainact injeksi 500 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 93.773/ampul per April 2019
Kemasan1 strip isi 5 ampul @ 4 ml (500 mg)
ProdusenDankos Farma

Indikasi (manfaat) obat

Membantu menangani kondisi kehilangan kesadaran karena kerusakan otak, cedera kepala, atau bedah otak dan kurangnya pasokan oksigen ke otak, mempercepat penyembuhan pada kelumpuhan tangan dan kaki, mengatasi penurunan fungsi intelektual pada lansia.

Komposisi obat

Tiap 1 ml mengandung citicoline 125 mg

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Kehilangan kesadaran akibat cedera kepala atau bedah otak: 500 mg secara drip melalui infus atau injeksi IV 1-2 kali/hari.

Kehilangan kesadaran pada kurangnya pasokan oksigen ke otak (infark serebri) akut:  1000 mg IV 1 kali/hari secara berkelanjutan selama 2 minggu. 

Kelumpuhan: 1000 mg IV 1 kali/hari secara berkelanjutan selama 4 minggu. Teruskan terapi selama 4 minggu berikutnya jika ada kecenderungan untuk pulih.

Aturan pakai obat

Obat disuntikkan melalui pembuluh darah sesuai dosis yang disarankan dokter.

Efek samping obat

Ruam, insomnia, sakit kepala, pusing, kejang, rasa hangat, perubahan tekanan darah.

Perhatian Khusus

Gangguan kesadaran akut, berat, dan progresif; terapi bersama dengan obat untuk pembekuan darah atau yg menurunkan tekanan dalam rongga kepala  atau dilakukan tindakan untuk menjaga suhu tubuh tetap rendah. Hindari pemberian dosis tinggi pd perdarahan dalam rongga kepala.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitivitas, pemberian bersamaan dengan levodopa (obat parkinson).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Levodopa

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email