Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Bortezomib

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Bortezomib adalah agen antineoplastik (obat kanker) yang mengganggu pertumbuhan sel kanker, yang akhirnya dihancurkan oleh tubuh. Injeksi Bortezomib digunakan untuk mengobati multiple myeloma (kanker sel plasma darah) dan limfoma sel mantel.

Bortezomib ()
Golongan

Obat resep

Kategori Obat

Antikanker

Bentuk Obat

Suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori D:Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Multiple myeloma (pemberian intravena)

  • Dewasa: Pasien dengan atau tanpa gejala neuropati perifer derajat I: diberikan dosis 1,3 mg / m2 secara bolus IV selama 3-5 detik pada hari 1, 4, 8 dan 11 dalam siklus 21 hari, diikuti dengan periode istirahat 10 hari (hari ke 12 sampai 21). Harap diperhatikan agar setidaknya 72 jam harus berlalu antar dosis.

Aturan pakai Bortezomib dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Bortezomib sebelum mengonsumsi.

Obat ini diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah atau di bawah kulit oleh seorang profesional kesehatan. Jika anda menerima obat ini di bawah kulit, pastikan posisi suntikan diganti setiap kali untuk mengurangi cedera di bawah kulit. Dosis ditentukan oleh ukuran tubuh anda, kondisi medis, tes laboratorium, dan respon terhadap perawatan.

Efek Samping

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Bortezomib dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti:

  • Demam
  • Gangguan pencernaan
  • Anoreksia
  • Dehidrasi
  • Neuropati perifer
  • Trombositopenia
  • Neutropenia
  • Anemia
  • Hipotensi
  • Gangguan jantung
  • Nyeri tulang dan tubuh
  • Batuk
  • Dyspnea
  • Ruam
  • Edema
  • Reaksi hipersensitivitas
  • Buang air kecil yang menyakitkan atau sulit.

Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

  • Radang paru-paru
  • Diare
  • Muntah
  • Dehidrasi
  • Mual

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Gangguan hati atau ginjal
  • Riwayat sinkop
  • Hipotensi ortostatik
  • Dehidrasi

Pantau adanya gejala neuropati perifer dan kadar glukosa darah pada pasien yang menerima obat antidiabetik oral. Pemberian obat ini dapat mengganggu kemampuan berkendara atau mengoperasikan mesin.

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas
  • Anak – usia dibawah umur
  • Kehamilan dan menyusui

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Bortezomib dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Munculnya gejala neuropati perifer, jika digunakan bersama amiodarone, antivirus, isoniazid, nitrofurantoin, dan statin.
  • Dapat berisiko mengakibatkan hipotensi, jika digunakan bersama obat antihipertensi

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Nature. https://www.nature.com/articles/nrd1159
Diakses 14 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-75263/bortezomib-injection/details
Diakses pada 08 Januari 2019

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/bortezomib-intravenous-route-subcutaneous-route/description/drg-20067371
Diakses pada 08 Januari 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/bortezomib/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 08 Januari 2019

Back to Top