Bon one tablet 0,5 mcg

06 Jan 2020| Lenny Tan
Bon one 0,5 mcg obat untuk mengobati peningkatan berbagai gejala akibat metabolisme vitamin D yang abnormal.

Deskripsi obat

Bon one adalah obat untuk mengobati peningkatan berbagai gejala akibat metabolisme vitamin D yang abnormal. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Obat ini mengandung alfacalcidol sebagai zat aktifnya.

Bon one tablet 0,5 mcg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 179.209/strip (0,5 mcg) per Oktober 2019
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet (0,5 mcg)
ProdusenDipa Pharmalab Intersains

Indikasi (manfaat) obat

Memperbaiki gejala karena metabolisme abnormal vitamin D pada gagal ginjal kronik, hipoparatiroidisme, rakhitis yg resisten vitamin D dan osteomalasia.

Komposisi obat

Alfacalcidol 0,5 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis disesuaikan dengan tujuan terapi dan respon terapi setiap individu.

    • 0,5 mcg-1 mcg sebanyak 1 kali/hari
    • Hypoparathyoidism dan penyakit lain yang berhubungan dengan kelainan metabolisme vitamin D: 1 mcg-4 mcg tablet sebanyak 1 kali/hari.

     

    Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk memastikan informasi yang ditampilkan pada halaman ini berlaku untuk keadaan pribadi Anda.

Aturan pakai obat

  • Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan.
  • Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam keadaan kering.

Efek samping obat

  • Organ pencernaan: anoreksia, mual, muntah, perut kembung, diare, konstipasi, sakit perut, ketidaknyamanan perut terkadang terjadi, dispepsia, nyeri di area rongga mulut, haus

  • Sistem pyschoneurotic: sakit kepala, insomnia, iritasi, malaise, pusing, perasaan mati, rasa mengantuk, kegagalan memori, telinga berdering, berdesir, atau jenis suara yang tampaknya berasal di telinga atau kepala (tinitus), tuli pikun, sakit punggung, kekakuan bahu, merasa kejang pada tungkai bawah, sakit dada.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Lakukan pemantauan terhadap kadar Ca secara teratur.
  • Wanita hamil.
  • Anak.
  • Lanjut usia.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Kondisi saat kadar kalsium darah meningkat lebih dari normal (hyperkalsemia).
  • Pengendapan garam kalsium pada jaringan normal (metastatic calcification).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Magnesium.
  • Digitalis.
  • Kalsium.
  • Vitamin D.
  • Derivat.
  • Barbiturat.
  • Antikonvulsan lain.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/bon-one/bon-one?type=brief&lang=id
Diakses pada 1 November 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Efek Samping Kelebihan Vitamin D yang Patut Diperhatikan

Kelebihan vitamin D bisa terjadi akibat konsumsi suplemen yang tak bijak. Asupan berlebih vitamin ini dapat memicu peningkatan kalsium di tubuh sehingga bisa menimbulkan gejala seperti mual dan sakit perut. Tak hanya itu, kelebihan vitamin D juga dikaitkan dengan masalah ginjal.
15 Jun 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Efek Samping Kelebihan Vitamin D yang Patut Diperhatikan

Murah dan Mudah Didapat, Ini Manfaat Ikan Lele Bagi Kesehatan

Manfaat ikan lele adalah sebagai sumber nutrisi penting seperti, alternatif sumber asam lemak omega-3, sumber vitamin B12, sumber vitamin D, dan sumber protein tinggi.
30 Oct 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Murah dan Mudah Didapat, Ini Manfaat Ikan Lele Bagi Kesehatan

Gejala Ginjal Bermasalah pada Bayi Hingga Orang Dewasa

Penyakit ginjal polikistik adalah penyakit genetik yang membuat ginjal ditumbuhi kista. Hipertensi dan rasa nyeri adalah beberapa gejala ginjal bermasalah yang paling terasa pada penderita penyakit ginjal polikistik
16 Aug 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Gejala Ginjal Bermasalah pada Bayi Hingga Orang Dewasa