Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 78.000/box per Maret 2020
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 tablet (300 mg)
Produsen Berlico Mulia Farma

Bloxer FC tablet digunakan untuk pengobatan jangka pendek, terapi pemeliharaan setelah mengalami nyeri dan luka pada lambung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Bloxer FC mengandung zat aktif ranitidin.

  • Pengobatan jangka pendek, terapi pemeliharaan setelah mengalami mengalami nyeri dan luka pada lambung.
  • Meredakan gejala peradangan mukosa esofagus yang disebabkan oleh refluks cairan lambung atau duodenum esofagus (refluks esofagitis).
  • Keadaan hipersekresi patologis misalnya, tumor pada bagian teratas dari usus 12 jari dan kelainan yang disebabkan oleh mutasi genetik yang menyebabkan sel mast berkembang terlalu banyak dalam tubuh (sindrom Zollinger-Ellison & mastositosis sistemik).

Ranitidin hydrochloride setara dengan ranitidin 300 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Luka pada usus 12 jari: 150 mg sebanyak 2 kali/hari, selama 4-8 minggu.
  • Luka pada lambung atau usus bagian atas (ulkus gaster aktif): 150 mg sebanyak 2 kali/hari, selama 2 minggu.
  • Terapi pemeliharaan setelah penyembuhan luka pada lambung dan usus 12 jari: 150 mg/hari.
  • Zollinger-Ellison syndrome & mastositosis sistemik: 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 6 g/hari.
  • Asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan (GERD): 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Radang kerongkongan (esofagitis kronis): 150 mg sebanyak 4 kali/hari.
  • Perawatan dan pemulihan esofagitis abrasif: 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Dosis pada pasien gangguan fungsi ginjal:
    • Bersihan kreatinin 50 ml/menit ke bawah: 150 mg/hari. Bila perlu dosis dapat ditingkatkan setiap 12 jam atau kurang tergantung kondisi.

Dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.

Sakit kepala.

Pasien yang memiliki alergi atau hipersensitifitas terhadap komponen obat ini.

  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Respon simtomatik tidak mencegah timbulnya keganasan pada lambung.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/bloxer/bloxer?type=brief&lang=id
Diakses pada 23 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait