Blecidex Eye/Ear Drops 5 ml digunakan sebagai obat peradangan (antiinflamasi) dan antibiotika untuk mengobati penyakit pada mata dan telinga.
Blecidex Eye/Ear Drops 5 ml digunakan sebagai obat peradangan (antiinflamasi) dan antibiotika untuk mengobati penyakit pada mata dan telinga.
Blecidex Eye/Ear Drops 5 ml digunakan sebagai obat peradangan (antiinflamasi) dan antibiotika untuk mengobati penyakit pada mata dan telinga.
Blecidex Eye/Ear Drops 5 ml digunakan sebagai obat peradangan (antiinflamasi) dan antibiotika untuk mengobati penyakit pada mata dan telinga.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 56.238/botol (5 ml) per Februari 2020
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 5 ml
Produsen Sanbe Farma

Blecidex Eye/Ear Drops digunakan sebagai obat peradangan (antiinflamasi) dan antibiotika untuk mengobati penyakit pada mata dan telinga dengan kandungan zat aktif framisetin sulfat, gramisin dan dexamethasone. Obat tetes ini termasuk dalam golongan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Tiap 1 ml:

  • Framisetin sulfat 5 mg.
  • Gramisidin 0,05 mg.
  • Deksametason natrium metasulfobenzoat setara dengan deksametason 0,5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Untuk mata: 1 atau 2 tetes, diteteskan pada mata yang sakit setiap 1-2 jam selama 2 atau 3 hari, dilanjutkan 1 atau 2 tetes sebanyak 3-4 kali/hari.
  • Untuk telinga: 2 atau 3 tetes, diteteskan ke dalam telinga yang sakit sebanyak 3 atau 4 kali/hari.

Digunakan sesuai petunjuk dokter.

  • Penggunaan jangka lama dapat meningkatkan tekanan intra-okular dan penipisan pada kornea.
  • Reaksi alergi lokal.
  • Tidak boleh digunakan pada mata merah.
  • Jangan digunakan lebih dari 7 hari.
  • Dapat menyebabkan ketulian yang ireversibel apabila diberikan secara sistemik atau topikal pada luka terbuka atau kulit yang rusak.
  • Pemberian topikal dosis tinggi harus diperhatikan.
  • Anak-anak dan bayi.
  • Dapat terjadi sensitisasi silang pada penderita yang hipersensitif terhadap derivat streptomisin (neomisin, paramomisin, kanamisin).

Sesuai kemasan per Februari 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait