Blastofen Tablet 25 mg

16 Sep 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 5 strip @ 10 tablet (25 mg)
Produsen
Pharos Indonesia

Blastofen tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri setelah operasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Blastofen tablet mengandung zat aktif deksketoprofen.

Mengatasi:

  • Nyeri otot, sendi, dan tulang.
  • Nyeri setelah operasi.
  • Nyeri haid.
  • Sakit gigi.

Deksketoprofen adalah obat golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) yang bekerja dengan menghambat aktivitas jalur siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) dalam produksi prostaglandin yang biasanya dapat menyebabkan rasa nyeri pada tubuh, sehingga diperlukan obat untuk menghambat aktivitas produksi prostaglandin untuk meredakan rasa nyeri yang terjadi.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 12,5 mg setiap 4-6 jam atau 25 mg setiap 8 jam.
  • Dosis maksimal: 75 mg.

Dikonsumsi 30 menit sebelum makan, terutama untuk menghilangkan nyeri akut dengan cepat.

  • Gangguan pencernaan, mulas, dan rasa tidak nyaman pada perut.
    Jika Anda mengalami salah satu atau seluruh efek samping tersebut yang sangat mengganggu, segera bicarakan kepada dokter Anda.
  • Mual, muntah, diare.
    Jika Anda mengalami salah satu atau seluruh efek samping tersebut, cobalah minum banyak cairan untuk menggantikan kehilangan cairan tubuh dan cobalah konsumsi obat setelah makan.
  • Meningkatkan kejadian penggumpalan darah (trombosis) kardiovaskular, serangan jantung (infark miokard) dan stroke.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Gangguan tidur.
  • Gelisah.
  • Penumpukan cairan (edema) perifer.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap dexketoprofen dan NSAID lain.
  • Pasien dengan riwayat serangan asma.
  • Pasien dengan gangguan otot bronkus (bronkospasme).
  • Pasien dengan peradangan mukosa hidung akut (rhinitis akut).
  • Pasien yang memiliki jaringan yang tumbuh dalam saluran hidung (polip hidung).
  • Pasien dengan tukak lambung.
  • Pasien dengan rasa tidak enak pada perut (dispepsia) kronik.
  • Pasien dengan gagal jantung berat.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati sedang hingga berat.
  • Pasien dengan riwayat alergi obat.
  • Peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis).
  • Peradangan dinding lambung (gastritis).
  • Luka pada lambung (tukak lambung).
  • Pusing.
  • Mengantuk.
  • Dapat meningkatkan kadar urea nitrogen dalam darah (Blood Urea Nitrogen) dan tingkat kreatinin plasma.
  • Obat NSAID lain.
    Penggunaan bersama deksketoprofen menyebabkan perdarahan pada lambung dan saluran pencernaan.
  • Obat antikoagulan seperti heparin dan tiklopidin, serta obat kortikosteroid.
    Penggunaan bersama deksketoprofen meningkatan risiko perdarahan dan kerusakan mukosa saluran pencernaan.
  • Hidantoin dan sulfonamida.
    Penggunaan bersama deksketoprofen meningkatkan efek keracunan (toksik).
  • Siklosporin atau takrolimus.
    Penggunaan bersama deksketoprofen dapat memperburuk fungsi ginjal.
  • Probenasid.
    Penggunaan bersama dexketoprofen meningkatkan konsentrasi plasma dari deksketoprofen.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/dexketoprofen?mtype=generic
Diakses pada 24 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/blastofen
Diakses pada 24 Agustus 2020

Patient. https://patient.info/medicine/dexketoprofen-for-pain-keral#nav-4
Diakses pada 24 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Obat Gusi Bengkak, dari Obat Apotek Sampai Bahan Alami

Obat gusi bengkak di apotek yang ampuh cenderung berbeda-beda tergantung penyebab dan kondisi kesehatan Anda. Untuk mengatasi rasa nyeri yang ditimbulkan, ada beberapa rekomendasi obat gusi bengkak dari dokter dan bahan alami yang bisa dicobaBaca selengkapnya
Obat Gusi Bengkak, dari Obat Apotek Sampai Bahan Alami

Frostbite Adalah Radang Dingin Akibat Suhu Ekstrem, Bagaimana Mencegahnya?

Frostbite adalah kondisi ketika kulit terpapar dingin yang sangat ekstrem dalam waktu yang cukup lama. Istilah lain untuk frostbite adalah radang dingin. Ketika hal ini terjadi, kulit dan jaringan di bawah permukaannya ikut membeku. Pada kasus yang lebih ekstrem, saraf, otot, hingga pembuluh darah juga bisa membeku.
10 Jul 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Frostbite Adalah Radang Dingin Akibat Suhu Ekstrem, Bagaimana Mencegahnya?

Pebalap Tanah Air Afridza Munandar Meninggal Dunia, Ini Pertolongan Pertama untuk Cedera Kepala

Cedera kepala merupakan hal yang perlu segera ditangani sebelum berdampak fatal. Pebalap tanah air, Afridza Munandar, meninggal dunia akibat cedera kepala saat bertanding di sirkuit Sepang, Malaysia.
04 Nov 2019|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Pebalap Tanah Air Afridza Munandar Meninggal Dunia, Ini Pertolongan Pertama untuk Cedera Kepala