Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Bisoprolol (Alias: Bisoprolol)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Jan 2019
Bisoprolol digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), sehingga mencegah terjadinya stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.
Bisoprolol digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang mencegah terjadinya stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Merk dagang yang beredar:

Beta-One, Bipro, Carbisol, Concor, Hapsen, B-Beta, Biscor, Bisovell, Maintate, Lodoz, Probeta, Bisorin, Biscor Plus, Minite

Bisoprolol bermanfaat untuk mengobati tekanan darah tinggi. Obat ini digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga mencegah terjadinya stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Bisoprolol termasuk golongan obat penghambat reseptor beta. Obat ini bekerja dengan memengaruhi respons terhadap impuls saraf di bagian-bagian tubuh. Efek ini dapat menurunkan tekanan darah dan tekanan pada jantung.

Bisoprolol (Bisoprolol)
Golongan

Penghambat beta

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Hipertensi, Angina pektoris (nyeri dada)

  • Dewasa: 5-10 mg satu kali sehari. Maks: 20 mg/hari.

Gagal jantung

  • Dewasa: Dimulai dengan 1,25 mg satu kali sehari. Dosis dapat digandakan bila pasien dapat menoleransi pada 1 minggu awal pemberian, selanjutnya ditingkatkan bertahap selama 1-4 minggu. Maks: 10 mg sekali sehari.

Aturan pakai Bisoprolol dengan benar

Ikuti anjuran dari dokter dan baca petunjuk pada kemasan obat sebelum mengonsumsi obat ini. Jika memiliki pertanyaan, ajukan langsung kepada dokter Anda.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan makan atau tanpa makanan. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya.

Jangan berhenti menggunakan obat ini ketika sudah merasa sehat. Obat harus selalu dikonsumsi, mungkin selama sisa hidup Anda. Penyakit darah tinggi yang tidak diobati, akan menyebabkan masalah serius seperti gagal jantung, penyakit pembuluh darah, stroke atau penyakit ginjal.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, efek samping yang berlebihan harus langsung ditangani tenaga medis.

Obat bisoprolol dapat menyebabkan efek samping seperti rasa Lelah, detak jantung yang lambat, diare, dan pusing. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Beritahu dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius seperti:

  • Pingsan
  • Kesulitan bernafas
  • Perubahan suasana hati
  • Pusing berat.

Ada beberapa efek samping lain yang belum tercatat. Jika Anda mengalami efek lain, tanyakan kepada tenaga medis.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi
  • Gagal jantung
  • Masalah irama jantung
  • Penyakit ginjal
  • Masalah pernafasan
  • Gangguan mental
  • Penyakit hati
  • Penyakit tiroid yang teralu aktif

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Mempunyai penyakit arteri perifer berat
  • Gagal jantung
  • Sindrom sinusitis yang menyakitkan
  • Hipotensi

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Apabila ingin menggunakannya bersamaan obat lain, harap berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan mengganti dosisnya jika memang harus digunakan secara bersamaan dengan obat lain.

Beberapa obat di bawah ini yang dapat menyebabkan interaksi jika dikonsumsi secara bersamaan seperti:

  • Meningkatnya risiko denyut jantung yang lambat dengan glikosida digitalis
  • Obat katecholamine-depleting dikonsumsi secara bersamaan (misalnya reserpin, guanetidin) dapat memacu dan mempercepat detak jantung
  • Berkurangnya efek hipotensi dengan NSAID

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/bisoprolol-fumarat
Diakses pada 19 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/bisoprolol-oral-route/description/drg-20071022
Diakses pada 19 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/bisoprolol
Diakses pada 19 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-14206/bisoprolol-fumarate-oral/details
Diakses pada 19 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top