Bisolvon Batuk & Flu Sirup 60 ml

31 Des 2019| Aby Rachman
Bisolvon batuk & flu sirup 60 ml adalah obat yang digunakan ntuk meredakan gejala flu.

Deskripsi obat

Bisolvon batuk & flu sirup adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala flu. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif bromhexine HCI, paracetamol, klorfeniramin maleat, fenilefrin HCl.

Bisolvon Batuk & Flu Sirup 60 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 47.900/ botol (100 ml) per Desember 2019.
Kemasan1 botol @ 100 ml
ProdusenBoehringer Ingelheim Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

Membantu meredakan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

Komposisi obat

  • Tiap 5 ml:
    • Bromhexine HCI 4 mg.
    • Paracetamol 150 mg.
    • Klorfeniramin maleat 2 mg.
    • Fenilefrin HCI 5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 10 ml sebanyak 3 kali/ hari.
  • Anak-anak:
    • 6 tahun ke bawah: harus dengan rekomendasi dokter.
    • 6-12 tahun: 5 ml sebanyak 3 kali/hari.
    • 12 tahun: 10 ml sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Insomnia.
  • Gelisah.
  • Tremor.
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Mulut kering.
  • Reaksi alergi: ruam kulit, gatal-gatal, bronkopasme, angioderma, dan anafilaksis.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma)
  • Pasien penderita kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat).
  • pasien penderita gangguan untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Pasien yang akan mengendarai kendaraan dan mengoperasikan mesin.
  • Pasien penderita penyakit jantung iskemik.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap salah satu komponen obat.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati parah.
  • Penderita ganguan fungsi jantung.
  • Penderita kencing manis (diabetes militus).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antidepresan tipe penghambat MAO.
  • Antibiotika.
  • Kalsium klorida.
  • Kanamisin sulfat.
  • Asam noradrenali tratat.
  • Na-pentobarbital.
  • Meglumin adipidon. 
  • Anastetik lokal butakain.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

7 Fakta Tentang Obat Generik yang Sama Baiknya dengan Obat Paten

Obat generik adalah obat dengan kandungan zat aktif yang dijual sesuai nama bahannya. Obat generik juga ada yang dijual dengan merek. Hanya saja, biasanya nama dagangnya tidak akan berbeda jauh dari nama bahan aktifnya.
28 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
7 Fakta Tentang Obat Generik yang Sama Baiknya dengan Obat Paten

Menjadi Pereda Nyeri Sejuta Umat, Inilah Manfaat Paracetamol

Manfaat paracetamol utamanya yaitu meredakan nyeri dan menurunkan demam. Paracetamol dapat meredakan nyeri di berbagai area tubuh, termasuk kepala, gigi, punggung, bahkan kram saat menstruasi.
10 Nov 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Menjadi Pereda Nyeri Sejuta Umat, Inilah Manfaat Paracetamol

Batuk Tak Kunjung Sembuh? Coba 7 Cara Mengobati Batuk Berdahak

Batuk adalah mekanisme pertahanan diri saat ada partikel asing terdeteksi. Cara mengobati batuk berdahak alami di rumah bisa dengan air hangat, madu, essential oil. dsb.
10 Jun 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Batuk Tak Kunjung Sembuh? Coba 7 Cara Mengobati Batuk Berdahak