Bisacodyl adalah obat untuk mengatasi sembelit
Bisacodyl bermanfaat untuk mengobati sembelit atau sulit buang air besar

Bicolax, Custodiol, Dulcolax, Laxacod, Laxamex, Laxana, Prolaxan, Stolax

Bisacodyl bermanfaat untuk mengobati sembelit atau sulit buang air besar. Obat ini juga berfungsi membersihkan usus sebelum pasien menjalani pemeriksaan operasi.

Bisacodyl dikenal sebagai pencahar. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan gerakan usus, sehingga membantu/memudahkan buang air besar.

Bisacodyl (Bisakodil)
Golongan

Obat Pencahar

Kategori obat

Obat Resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Sembelit

  • Dewasa: 5-10 mg di malam hari, dapat diberikan hingga 20 mg sesuai kebutuhan.
  • Anak: umur 4-10 tahun 5 mg pada malam hari, anak umur lebih dari 10 tahun dosis sama seperti orang dewasa.

Konstipasi

  • Dewasa: Sebagai sup atau enema: 10 mg di pagi hari.
  • Anak: umur kurang dari 10 tahun 5 mg di pagi hari, anak umur lebih dari 10 tahun dosis sama seperti orang dewasa.

Baca cara pemakaian bisacodyl atau ikuti saran dari dokter terlebih dahulu, sebelum Anda memakainya. Jika memiliki pertanyaan, ajukan langsung kepada dokter Anda.

Obat ini dikonsumsi saat perut kosong. Setelah mengonsumsi Bisacodyl, tunggu 1 jam sebelum Anda mengonsumsi produk minuman seperti susu dan minuman lainnya.

Jangan menghancurkan maupun mengunyah tablet Bisacodyl. Obat harus ditelan penuh dengan segelas air.

Gunakan obat ini sesuai arahan dokter. Jangan menggunakan obat ini melebihi anjuran dari dokter, karena kemungkinan dapat menimbulkan efek samping.

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, efek samping yang berlebihan harus langsung ditangani tenaga medis.

Bisacodyl dapat menyebabkan efek samping seperti sakit perut, mual, dan diare. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping yang serius seperti:

  • Pendarahan saat buang air besar
  • Nyeri perut
  • Vertigo
  • Iritasi dubur

Ada beberapa efek samping lain yang belum tercatat. Jika Anda mengalami efek lain, tanyakan kepada tenaga medis.

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Radang usus buntu
  • Penyumbatan usus
  • Kebiasaan buang air besar yang berlangsung selama 2 minggu

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Kondisi radang usus buntu
  • Dehidrasi berat
  • Nyeri perut yang dapat menimbulkan mual dan muntah

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan, harap berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan mengganti dosisnya, jika obat tersebut harus digunakan bersamaan obat lain.

Mengonsumsi obat Bisacodyl dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Risiko iritasi lambung, jika obat digunakan bersamaan antacid
  • Risiko peningkatan ketidakseimbangan elektrolit, jika obat digunakan bersamaan dengan diuretik atau adreno-kortikosteroid

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/bisacodyl-tablets.html
Diakses pada 23 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/bisacodyl
Diakses pada 23 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12263/bisacodyl-oral/detail
Diakses pada 23 Oktober 2018

Artikel Terkait