Bilberry (Alias: Bilberi)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Jan 2019
Bilberry digunakan untuk pengobatan katarak dan gangguan retina pada mata.
Bilberry bekerja mengobati penyakit pada mata seperti katarak dan gangguan retina.

Bilberry merupakan obat yang digunakan untuk mengobati masalah mata seperti katarak dan gangguan retina. Obat ini juga dipakai beberapa orang untuk mengobati jantung dan pembuluh darah, nyeri dada, penurunan aliran darah di pembuluh darah.

Bilberry termasuk jenis tanaman. Obat dapat digunakan juga untuk wasir, diabetes, asam urat, infeksi kulit, penyakit ginjal, dan infeksi saluran kemih.

Bilberry (Bilberi)
Golongan

Herbal

Kategori Obat

Obat Bebas 

Bentuk Obat

Tablet dan Kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Tidak ada penelitian terkontrol pada wanita, atau tidak ada penelitian pada wanita hamil atau hewan. Penelitian menunjukkan bahwa obat ini tidak menimbulkan risiko minimal pada bayi ketika digunakan selama menyusui.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat:

  • Dosis untuk sediaan buah kering yang matang: 20-60 gram setiap hari. Biasa diminum sebagai teh yang dibuat dengan takaran 5-10 gram (1-2 sendok teh) dari buah tumbuk.
  • Dosis 160 mg ekstrak bilberry yang diminum dua kali sehari, dapat digunakan pada orang dengan retina yang sakit.
  • Daun Bilberry biasa digunakan sebagai teh. Teh disiapkan dengan takaran 1 gram, 1-2 sendok teh, daun kering dicincang halus dalam 150 mL dalam air mendidih selama 5-10 menit, dan kemudian pisahkan untuk diminum. Jangan menggunakan daun bilberry dalam jangka panjang.

Aturan pakai Bilberry dengan benar

Baca cara pemakaian bilberry di kemasan, atau ikuti saran dari dokter terlebih dahulu sebelum Anda memakainya. Jika Anda memiliki pertanyaan, ajukan langsung kepada dokter Anda.

Konsumsi obat ini sesuai arahan dokter. Jangan mengonsumsi lebih banyak dari saran dokter.

Dosis diberikan sesuai kondisi pasien. Gunakan obat secara teratur agar dapat manfaatnya.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, efek samping yang berlebihan harus langsung ditangani tenaga medis.

Reaksi alergi mungkin akan sangat serius, meski jarang terjadi. Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala seperti:

  • Ruam
  • Gatal / bengkak pada wajah / lidah)
  • Pusing berat
  • Kesulitan bernapas

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mengalami efek lain, tanyakan kepada tenaga medis.

Peringatan

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Penyakit hati
  • Penyakit ginjal
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan, harap berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan dengan obat lain.

Mengonsumsi Bilberry dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • insulin atau obat diabetes oral dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan
  • obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah, seperti clopidogrel (Plavix), dalteparin, enoxaparin, heparin, atau warfarin tidak diizinkan digunakan secara bersama.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/bilberry.html
Diakses pada 23 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-202/bilberry
Diakses pada 23 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top