Benzalkonium chloride

27 Apr 2021
Benzalkonium chloride digunakan untuk membantu menghentikan pertumbuhan infeksi jamur atau virus

Benzalkonium chloride digunakan untuk membantu menghentikan pertumbuhan infeksi jamur atau virus

Deskripsi obat

Benzalkonium chloride digunakan untuk membantu mengatasi infeksi jamur atau virus. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada kulit atau mata. Benzalkonium chloride dapat meringankan keluhan, seperti mata merah dan luka yang terinfeksi, serta membersihkan kulit kepala.

Obat ini termasuk dalam golongan antiseptik dan disinfektan yang dapat digunakan anak-anak, dewasa, dan lanjut usia. Cara kerjanya adalah dengan membunuh pertumbuhan mikroorganisme yang ingin menyerang tubuh, seperti bakteri atau virus penyebab infeksi lainnya.

Benzalkonium chloride (Benzalkonium klorida)
GolonganKelas terapi: Antiseptik dan desinfektan Klasifikasi obat: Antiseptik senyawa amonium kuaterner
Kategori obatObat bebas
Bentuk sediaan obatTopikal
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori N: Keamanan penggunaan obat ini pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Petunjuk umum konsumsi

Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

  • Pembersih kulit, selaput lendir, dan luka: 0,01–0,1%
  • Pembersih luka dalam: 0,005%
  • Pembersih kandung kemih dan uretra: 0,005–0,02%
  • Cairan pembilas pada retensi kandung kemih: 0,0025–0,005%
  • Disinfektan dan penyimpanan alat bedah: 0,13%, dapat digunakan dengan natrium nitrit untuk menghindari korosi.
  • Pengawet pada obat tetes mata: 0,01–0,02%
  • Pengawet pada obat tetes telinga dan hidung: 0,002–0,2%
  • Sampo untuk mengatasi dermatitis seboroik: 0,2–0,5%
  • Krim untuk mengatasi ruam popok dan penyakit kulit: 0,13%
  • Pembersih vagina: 0,02–0,05%

Aturan pakai obat

Digunakan sesuai petunjuk dokter.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan benzalkonium chloride adalah:

  • Kemerahan
  • Robeknya permukaan kornea dan konjungtiva mata
  • Peradangan pada selaput bening yang menutupi bagian putih mata (sklera) dan bagian dalam kelopak mata (konjungtivitis)
  • Bengkak
  • Iritasi kulit
  • Reaksi alergi

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan benzalkonium chloride pada kondisi:

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-30°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan benzalkonium chloride pada:

  • Pasien yang alergi terhadap benzalkonium chloride
  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah

Jangan digunakan untuk membersihkan lensa kontak.

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori N: Keamanan penggunaan benzalkonium chloride pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi efek samping berlebihan dan mengganggu.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu. Bila perlu, dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti dengan obat lain.

Penggunaan benzalkonium chloride sebagai pengawet dalam obat tetes mata anestesi dapat meningkatkan risiko kerusakan atau toksisitas pada kornea mata.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/benzalkonium%20chloride?mtype=generic
Diakses pada 19 Maret 2021

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219867#risks
Diakses pada 19 Maret 2021

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/benzalkonium-chloride.html
Diakses pada 19 Maret 2021

DrugBank. https://go.drugbank.com/salts/DBSALT001509
Diakses pada 19 Maret 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_orajel/drugs-condition.htm
Diakses pada 19 Maret 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email