Benacol expectorant sirup 100 ml

11 Des 2019| Aby Rachman
Benacol expectorant sirup 100 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk berdahak disertai alergi.

Deskripsi obat

Benacol expectorant adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk berdahak disertai alergi. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif diphenhydramine HCl, ammonium chloride, dan sulfoguaiacol potasium.

Benacol expectorant sirup 100 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 21.120/botol (100 ml) per Desember 2019.
Kemasan1 botol @ 100 ml
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

Meringankan batuk berdahak disertai alergi.

Komposisi obat

  • Tiap 5 ml:
    • Diphenhydramine HCl 12,5 mg.
    • Ammonium chloride 100 mg.
    • Sulfoguaiacol potasium 30 mg.
    • Alkohol 4 %.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 10 ml sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-10 tahun: 5 ml sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikocok dahulu sebelum dikonsumsi

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Sedasi.
  • Pusing.
  • Gangguan koordinasi.
  • Rasa tidak nyaman pada ulu hati.
  • Sekresi saluran pernapasan mengental.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwat penyakit: hormon tiroid tinggi (hipertiroid), asma bronkial, jantung, tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Orang tua.
  • Penderita asma.
  • Penderita kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Penderita kerusakan pada dinding kantung udara di paru-paru (emfisema).
  • Penderita sesak nafas.
  • Penderita penyakit paru-paru kronis.
  • Penderita prostat membesar.
  • Penderita penyumbatan (obstruksi piloroduodenal) antara lambung dan usus duabelas jari.
  • Penderita penyumbatan (obstruksi) leher kandung kemih.
  • Wanita hamil.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Melakukan kegiatan yang membutukan konsentrasi penuh.
  • Pengonsumsi obat penenang.
  • Pengkonsumsi alkohol.
  • Pengkonsumsi obat depresi susunan saraf pusat.
  • Pasien pengobatan antridepresan golongan MAO.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Bayi baru lahir.
  • Wanita menyusui.
  • Pasien hipersensitif terhadap obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Alkohol.
  • Depresan saraf pusat.
  • Inhibitors MAO.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

5 Penyebab Batuk pada Anak dan Cara Mengatasinya

Sebagian besar batuk disebabkan oleh virus dan tidak membutuhkan obat untuk menyembuhkannya. Kecuali bila batuk merupakan gejala penyakit lain yang lebih serius, salah satu cara meredakan batuk anak adalah dengan membuatnya tetap merasa nyaman.Baca selengkapnya
5 Penyebab Batuk pada Anak dan Cara Mengatasinya

Perhatikan Efek Samping Cetirizine Ini yang Biasa Dikonsumsi untuk Mengatasi Alergi

Efek samping cetirizine yang umum terjadi cukup beragam, mulai dari rasa kantuk, mulut kering, dan sakit kepala. Pada kasus yang jarang terjadi, efek samping cetirizine juga dapat bersifat serius.
29 Oct 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Perhatikan Efek Samping Cetirizine Ini yang Biasa Dikonsumsi untuk Mengatasi Alergi

Bukan dengan Obat, Begini Cara Menghilangkan Batuk pada Bayi dengan Mudah

Melihat Si Kecil batuk tentu bisa membuat orangtua khawatir. Sebelum terburu-buru memberikannya obat, terdapat beberapa cara menghilangkan batuk pada bayi yang bisa Anda lakukan.
19 Aug 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Bukan dengan Obat, Begini Cara Menghilangkan Batuk pada Bayi dengan Mudah