Baraclude tablet digunakan untuk terapi pada infeksi hepatitis B kronik pada pasien dewasa yang mengalami replikasi virus aktif.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet (0,5 mg; 1 mg)
Produsen Taisho Pharmaceutical Indonesia

Baraclude tablet digunakan untuk terapi pada infeksi hepatitis B kronik. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Baraclude mengandung entecavir yang tersedia dalam dua dosis yaitu 0,5 mg dan 1 mg.

Terapi pada infeksi hepatitis B kronik pada pasien dewasa yang mengalami replikasi virus aktif.

  • Baraclude tablet 0,5 mg: entecavir 0,5 mg.
  • Baraclude tablet 1 mg: entecavir 1 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan remaja 16 tahun ke atas yang belum pernah mendapat terapi nukleosid: 0,5 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Kebal (refrakter) terhadap lamivudin: 1 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Pasien dengan riwayat keadaan dimana ditemukan virus di dalam darah (viremia) hepatitis B dan resisten lamivudin: 1 mg sebanyak 1 kali/hari.

Sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong atau sekurang-kurangnya 2 jam sesudah makan dan 1 jam sebelum waktu makan berikutnya.

Pasien alergi terhadap komponen obat ini.

  • Pasien dengan kadar asam laktat yang terlalu tinggi dalam tubuh.
  • Pembesaran ukuran organ hati (hepatomegali berat) dengan penumpukan lemak yang berlebih pada organ hati (steatosis).
  • Lakukan pengawasan ketat pada fungsi hati dan ginjal.
  • Pasien human immunodeficiency virus (HIV) atau hepatitis B virus (HBV).
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak usia 16 tahun ke bawah.
  • Pasien lanjut usia.

Obat yang menurunkan fungsi ginjal atau mengganggu sekresi aktif tubulus ginjal.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/baraclude/baraclude?type=brief&lang=id
Diakses pada 31 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait