Baclofen (Alias: Baklofen)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Jan 2019
Baclofen bekerja pada sistem saraf pusat untuk menghasilkan efek relaksasi otot.
Baclofen digunakan untuk membantu mengendurkan otot-otot ketika otot kejang, kram dan kaku.

Merk dagang yang beredar:

Lioresal

Baclofen digunakan untuk membantu mengendurkan otot-otot ketika otot kejang, kram dan kaku. Obat ini bekerja pada sistem saraf pusat untuk menghasilkan efek relaksasi otot.

Baclofen (Baklofen)
Golongan

Relaksan otot

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Tablet
Relaksasi otot

  • Orang dewasa dan remaja, awalnya, dosis yang diberikan adalah 5 miligram (mg) setiap tiga kali sehari. Kemudian, setiap dosis dapat ditingkatkan sebanyak 5 mg setiap tiga hari sampai respon yang diinginkan tercapai secara maksimal. Tidak lebih dari 80 mg yang harus diambil dalam jangka waktu 24 jam.
  • Anak-anak: Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.

Aturan pakai Baclofen dengan benar

Perhatikan intruksi pemakaian obat baclofen terlebih dahulu sebelum Anda memakainya. Jika Anda memiliki pertanyaan tanyakan langsung kepada dokter Anda.

Obat ini dikonsumsi melalui mulut dengan atau tanpa makanan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Dokter akan mengurangi dosis obat ini agar tidak terjadi efek samping, dokter akan mengarahkan Anda untuk memulai obat ini dengan dosis yang rendah kemudian akan menaikkan secara bertahap.

Gunakan obat ini untuk mendapatkan manfaatnya. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Anda mungkin akan mengalami gejala halusinasi dan kejang jika tiba-tiba berhenti menggunakan obat ini.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Efek samping yang akan terjadi jika mengonsumsi baclofen antara lain:

  • Mengantuk
  • Lemas
  • Lelah
  • Sakit kepala
  • Sulit tidur
  • Mual

Beritahu dokter saat Anda mengalami efek samping yang lebih serius, seperti halusinasi, depresi, perubahan mental.

Peringatan

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Gangguan otak (stroke, kejang)
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan mental

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Epilepsi refrakter terhadap terapi
  • Ulkus peptikum (kerusakan pada lapisan otot saluran pencernaan akibat aktivitas pepsin dan asam lambung yang berlebihan

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Apabila ingin menggunakan obat secara bersamaan, harap berkonsultasi ke dokter Anda. Dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Baclofen dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Timbulnya efek levodopa yang tidak diinginkan (misalnya perubahan kondisi mental, halusinasi, agitasi).
  • Meningkatnya risiko hipotensi (tekanan darah menurun) dengan antihipertensi.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/baclofen-oral-route/description/drg-20067995
Diakses pada 18 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/baclofen
Diakses pada 18 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8615/baclofen-oral/details
Diakses pada 18 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top