Avodart kapsul adalah obat untuk mencegah perkembangan sel prostat jinak atau hiperplasia prostat jinak (BPH)
Avodart kapsul adalah obat untuk mencegah perkembangan sel prostat jinak atau hiperplasia prostat jinak (BPH)
Avodart kapsul adalah obat untuk mencegah perkembangan sel prostat jinak atau hiperplasia prostat jinak (BPH)
Avodart kapsul adalah obat untuk mencegah perkembangan sel prostat jinak atau hiperplasia prostat jinak (BPH)
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 118.125/strip (10 kapsul) per April 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 kapsul (0.5 mg)
Produsen GlaxoSmithKline Pharmaceuticals

Avodart kapsul adalah obat untuk mencegah perkembangan sel prostat jinak atau hiperplasia prostat jinak (BPH). Avodart mengandung dutasteride yang bekerja untuk mengatasi pembesaran prostat. Obat ini termasuk golongan obat keras dan diperlukan resep dokter.

Mengobati dan mencegah perkembangan hiperplasia prostat jinak (BPH) atau pembesaran prostat dengan mengurangi gejala atau memperkecil ukuran prostat (vol), meningkatkan laju aliran urin, dan mengurangi risiko retensi urin akut dan kebutuhan untuk operasi terkait hiperplasia prostat jinak.

Dutasteride 0.5 mg

1 kapsul/hari. Dapat dikombinasikan dengan tamsulosin α-blocker 0.4 mg.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, telan utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan.

Impotensi, penurunan libido, gangguan ejakulasi, gangguan payudara termasuk pembesaran payudara atau nyeri tekan, reaksi alergi termasuk ruam, pruritus, urtikaria, edema lokal dan angioedema.

Hipersensitivitas pada dutasteride, penghambat reduktase 5-α lainnya atau komponen avodart, gangguan hati berat, wanita, anak-anak dan remaja.

Gangguan hati ringan sampai sedang.

Verapamil, diltiazem.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/avodart/?type=brief
Diakses pada 2 April 2019

Artikel Terkait