Avocel tablet 5 mg

13 Jul 2020| Aby Rachman
Avocel tablet adalah obat yang digunakan untuk meringankan alergi.

Deskripsi obat

Avocel tablet adalah obat yang digunakan untuk meringankan alergi. Obat ini merupakan golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Avocel tablet mengandung zat aktif levosetirizin dihidroklorida.
Levosetirizin dihidroklorida adalah obat yang mampu mengatasi gejala alergi, obat ini bekerja dengan menghambat produksi zat kimia yang diproduksi oleh sel tubuh (histamin) ketika mengalami alergi.

Avocel tablet 5 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 70.400/strip (10 tablet) per Agustus 2019.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet (5 mg).
ProdusenPharos Indonesia.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi gejala:

  • Kondisi alergi lain dimana tidak diketahui penyebabnya secara signifikan (urtikaria idiopatik kronis).
  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan karena adanya zat pemicu alergi (rhinitis alergi).

Komposisi obat

Levosetirizin dihidroklorida 5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.
  • Pasien gangguan ginjal: sesuai petunjuk dokter.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
  • Kehilangan kesadaran (somnolen).
  • Mulut kering.
  • Kelelahan (fatigue).
  • Biduran (urtikaria).
  • Kesulitan mengeluarkan urin.
  • Demam.
  • Diare.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Peradangan pada tenggorokan.
  • Muntah.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Batuk.
  • Mimisan.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan herediter intoleransi galaktosa.
  • Pasien dengan gangguan penyerapan glukosa-galaktosa.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan dalam mata menjadi terlalu tinggi (glaukoma sudut sempit).
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori B. Penelitian pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Namun riset terkontrol pada wanita hamil belum dilakukan. Atau, penelitian terhadap reproduksi hewan percobaan menunjukkan efek samping obat (selain penurunan fertilitas), tapi efek ini tidak terjadi pada riset terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat dengan klirens kreatinin 10 ml/menit ke bawah.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Penggunaan bersama teofilin dapat menurunkan efektiviteas obat ini.
  • Jika dikonsumsi bersama lorazepam, zolpidem, alprazlam, dan alkohol dapat menyebabkan mengantuk, sulit fokus, dan sakit kepala.

Sesuai kemasan per Agustus 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/levocetirizine/
Diakses pada 28 Agustus 2019

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/levocetirizine.html
Diakses pada 10 Juli 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/xyzal-levocetirizine-343385#0
Diakses pada 10 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email