Avesco kaplet 20 mg

22 Okt 2019| Maria Yuniar
Avesco adalah obat untuk kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida serta meningkatkan kolesterol baik

Deskripsi obat

Avesco adalah obat golongan statin untuk menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida serta meningkatkan kolesterol baik (HDL). Karenanya risiko stroke, serangan jantung dan komplikasi diabetes dapat diturunkan. Efek samping obat yang paling umum terjadi adalah nyeri sendi, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, diare dan nyeri di kaki atau tangan. Obat ini dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak.

Avesco kaplet 20 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 85.800/strip (10 kaplet) per Maret 2019
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 kaplet (20 mg)
ProdusenDipa Pharmalab Intersains

Indikasi (manfaat) obat

Menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida serta meningkatkan kolesterol baik (HDL), hiperkolesterolemia yang diturunkan maupun tidak diturunkan

Komposisi obat

Atorvastatin calcium 20 mg

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: dosis awal: 10 atau 20 mg satu kali sehari; dosis awal untuk pasien yang perlu menurunkan kolesterol LDL lebih dari 45%: 40 mg satu kali sehari.

Dosis pemeliharaan: 10 mg sampai 80 mg sekali sehari

Anak: Untuk kasus hiperkolesterolemia familial: 10-17 tahun 10 mg satu kali sehari.

Max: 20 mg sekali sehari. Penyesuaian dosis dilakukan dalam interval waktu 4 minggu atau lebih.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Hindari mengonsumsi jus grapefruit dalam jumlah yang berlebihan (>1L/hari).

Efek samping obat

Gangguan otot, nyeri otot, diabetes melitus, insomnia, mual, diare, nyeri perut, hepatitis, gangguan pencernaan, sembelit dan kembung.

Perhatian Khusus

Pasien diabetes melitus, hipotiroid, riwayat stroke yang baru terjadi, kehamilan dan menyusui, serta pasien yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, pasien yang memiliki riwayat penyakit hati dan ginjal, pasien anak, rabdomiolisis.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Penyakit hati yang aktif, peningkatan nilai fungsi hati yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya, hipersensitif, kehamilan, dan menyusui, penggunaan bersaam dengan ciclosporin, asam fusidat sistemik, telaprevir, glecaprevir/pibrentasvir, tripranavir/ritonavir.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Antasida, antipyrine, colestipol, digoxin, azithromycin, itrakonazol, ketokonazol, klaritromisin, eritromisin, kontrasepsi oral, warfarin, alodipine, terfenadine, cimetidine, dan obat antihipertensi.

Sesuai kemasan per Maret 2019.


MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/atorvastatin/?type=brief&mtype=generic Diakses pada 6 Maret 2019


Drugs. https://www.drugs.com/atorvastatin.html
Diakses pada 6 Maret 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email