Avesco kaplet 10 mg adalah obat yang digunakan sebagai tambahan diet untuk mengurangi peningkatan kolesterol.
Avesco kaplet 10 mg adalah obat yang digunakan sebagai tambahan diet untuk mengurangi peningkatan kolesterol.
Avesco kaplet 10 mg adalah obat yang digunakan sebagai tambahan diet untuk mengurangi peningkatan kolesterol.
Avesco kaplet 10 mg adalah obat yang digunakan sebagai tambahan diet untuk mengurangi peningkatan kolesterol.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 57.200/strip (10 mg) per November 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 kaplet
Produsen Dipa Pharmalab Intersains

Avesco adalah obat yang berguna sebagai tambahan diet bagi pasien yang kadar kolesterolnya melebihi kadar normal (hiperkolesterolemia primer) dengan mengurangi peningkatan kolesterol total, kolesterol-LDL dan trigliserida. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Avesco mengandung zat aktif atorvastatin.

  • Dewasa: Tambahan diet untuk mengurangi peningkatan kolesterol total, kolesterol-LDL, apolipoprotein B dan trigliserid.

  • Anak (10-17 tahun): Tambahan diet untuk mengurangi kelebihan lipoprotein seperti total-C, LDL-C, dan tingkat apo-B pada anak pria dan wanita postmenarchal.

Atorvastatin 10 mg

  • Hiperkolesterolemia dan gabungan hiperlipidemia: 1 kaplet (10 mg) sebanyak 1 kali/hari. Respon penyembuhan diperoleh selama 2 minggu dan maksimal diperoleh selama 4 minggu.
  • Hiperkolesterolemia Homozigot: 8 kaplet (80 mg)/hari.
  • Hiperkolesterolemia Heterozigot pada pasien anak-anak 10-17 tahun:
    • Dosis awal: 1 kaplet (10 mg) sebanyak 1 kali/hari.
    • Dosis maksimum: 2 kaplet (20 mg)i/hari.
  • Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Simpan pada suhu di bawah 25°C.
  • Gangguan kejiwaan: Insomnia
  • Gangguan lambung: Mual, diare, nyeri perut, gangguan pencernaan, sembelit dan kembung, pankreatitis, muntah.
  • Gangguan tulang dan dan jaringan pengikat: Nyeri otot (myalgia), myopathy.
  • Gangguan umum: Asthenia, edema.
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi: Hipoglikemia, tingginya rasio gula dalam plasma darah (hiperglikemia). 
  • Gangguan makan (anoreksia).
  • Gangguan sisterm saraf: Neuropati perifer, paresthesia.
  • Gangguan hepatobiller: Hepatitis, kolestatik jaundice.
  • Gangguan kulit: Alopecia, bintik merah, pruritus.
  • Gangguan sistem reproduksi dan payudara: Impotensi.
  • Gangguan kardiovaskular: Angina.
  • Hipersensitif pada setiap komponen dari atorvastatin.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien gejala gagal ginjal akut.
  • Remaja wanita.
  • Wanita hamil.

Sesuai kemasan per November 2019.

Artikel Terkait