Avelox tablet 400 mg untuk mengatasi bakteri dan menghentikan pertumbuhan bakteri
Avelox tablet 400 mg untuk mengatasi bakteri dan menghentikan pertumbuhan bakteri
Avelox tablet 400 mg untuk mengatasi bakteri dan menghentikan pertumbuhan bakteri
Avelox tablet 400 mg untuk mengatasi bakteri dan menghentikan pertumbuhan bakteri
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 387.500/strip (5 tablet) per Juli 2019
Kemasan 1 box isi 1 strip @ 5 tablet (400 mg)
Produsen Bayer Indonesia

Avelox tablet 400 mg adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati bronkitis kronik eksaserbasi akut, infeksi paru-paru yang di dapat dari lingkungan (community-acquired pneumonia), sinusitis karena tersumbat bakteri akut, infeksi struktur kulit yang memerlukan terapi inisial pemberian obat menggunakan jarum suntik (parenteral) dan dilanjutkan dengan terapi oral. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Avelox mengandung zat aktif moxifloxacin.

Mengobati bronkitis kronik eksaserbasi akut, infeksi paru-paru yang di dapat dari lingkungan (community-acquired pneumonia), sinusitis karena tersumbat bakteri akut, infeksi struktur kulit yang memerlukan terapi inisial pemberian obat menggunakan jarum suntik (parenteral) dan dilanjutkan dengan terapi oral.

Moxifloxacin 400 mg.

400 mg/hari.

Tablet ditelan seutuhnya dengan air yang cukup dan dapat dikonsumsi dengan makanan.

Mulut kering, radang pada mulut, radang pada lidah (bintil-bintil pada lidah nampak menghilang), buang angin, sembelit, jantung berdetak tidak teratur, nyeri dada, perubahan tekanan darah, sesak napas, perasaan cemas, dan berkeringat.

Gangguan fungsi hati berat, detak jantung dibawah normal, irama detak jantung yang tidak normal, gagal jantung, kadar elektrolit (ion-ion) pada tubuh tidak seimbang, hipersensitif terhadap komponen atau kuinolon lainnya, ibu hamil dan menyusui, pasien 18 tahun kebawah, serta pasien dengan riwayat penyakit asam urat.

  • Peningkatan risiko peradangan pada urat dan cedera pada urat terutama pada pasien 60 tahun keatas.
  • Pasien yang menggunakan obat yang mengandung steroid.
  • Pasien transplantasi ginjal, jantung atau paru-paru, irama detak jantung tidak normal, termasuk
  • Kekurangan aliran darah pada otot jantung, pengendara kendaraan bermotor karena dapat menurunkan kewaspadaan.

Jika dikonsumsi bersamaan dengan antasida, mineral, dan multi vitamin dapat menyebabkan gangguan penyerapan (absorpsi).

Sesuai kemasan per Juli 2019.

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/moksifloksasin
Diakses pada 10 Juli 2019

Artikel Terkait