Atevir Tablet 0,5 mg

26 Sep 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (0,5 mg)
Produsen
Dexa Medica
Atevir tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi virus hepatitis B kronis pada orang dewasa dalam jangka panjang. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Atevir tablet mengandung zat akttif entekavir.
  • Mengatasi infeksi virus hepatitis B kronis pada orang dewasa dalam jangka panjang dengan bukti replikasi virus aktif, peningkatan serum ALT, atau AST.

Entekavir digunakan untuk mengobati infeksi hepatitis B jangka panjang. Hepatitis B merupakan penyakit infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Infeksi jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati, jarang sekali kanker hati, dan gagal hati. Entecavir bekerja dengan menghentikan virus hepatitis B berkembang biak (menggandakan) makan dengan ini akan mengurangi jumlah virus di tubuh Anda. Entecavir adalah antivirus yang termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai penghambat transkriptase reverse nukleosida virus hepatitis B.

Entekavir 0,5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Terapi naif nukleosida pada dewasa dan remaja 16 tahun ke atas:
    • Infeksi HBV kronis: 0,5 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Hepatitis B viremia saat menerima lamivudine atau diketahui memiliki mutasi resisten lamivudin dan penyakit hati dekompensasi: 1 mg sebanyak 1 kali/hari.

  • Pasien penderita gangguan ginjal:
    • CrCl 50 ml/menit ke atas: 0,5 mg sebanyak 1 kali/hari.
      • Refrakter-lamivudin: 1 mg sebanyak 1 kali/hari.
    • CrCl 30-50 ml/menit ke bawah: 0,25 mg sebanyak 1 kali/hari atau 0,5 mg setiap 48 jam.
      • Refrakter lamivudin: 1. 5 mg sebanyak 1 kali/hari atau 1 mg setiap 48 jam.
    • CrCl 10-30ml/menit ke bawah: 0,15 mg sebanyak 1 kali/hari atau 0,5 mg setiap 72 jam.
      • Refrakter lamivudin: 200 mg sebanyak 1 kali/hari atau 1 mg setiap 72 jam.
    • CrCl 10 ml/menit ke bawah, CAPD atau hemodialisis: 0,05 mg sebanyak 1 kali/hari atau 0,5 mg setiap 7 hari.
      • Refrakter lamivudin: 0,1 mg sebanyak 1 kali/hari atau 1 mg setiap 7 hari.
Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, dikonsumsi 2 jam sebelum atau sesudah makan.
  • Mual, muntah, atau gangguan pada pencernaan.
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana, hindari mengonsumsi makanan berlemak atau makanna pedas. Jika gejala ini masih tetap berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Diare.
    Konsumsi banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan.
  • Pusing, lemah, atau kelelahan.
    Beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi dan jangan menggunakan alat atau mesin saat terpengaruh. Jika ini terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan minta apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, konsultasikan dengan dokter Anda.
  • Gangguan kesulit tidur (insomnia).
    Masalah tidur Jika merepotkan, bicarakan dengan dokter Anda dan cobalah untuk mengonsumsi obat ini di pagi hari.
Pasien yang memiliki alergi terhadap entekavir.
  • Pasien yang memiliki kadar asam laktat tinggi dalam tubuh (asidosis laktat) dan pembesaran pada ukuran organ hati (hepatomegali) berat yang disertai penumpukan lemak pada hati (steatosis).
  • Lakukan pemantauan fungsi hati secara detail.
  • Pasien yang juga terinfeksi HIV atau HBV.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak 16 tahun ke bawah.
  • Pasien lanjut usia.
  • Orlistat.
    Entekavir dapat menurunkan kadar dan efek dari orlistat.
  • Takrolimus dan siklosporin.
    Entekavir dapat meningkatkan kadar serum dengan imunosupresan seperti obat di atas.
  • Obat yang mengurangi fungsi ginjal atau bersaing untuk sekresi tubular aktif.
    Penggunaan entekavir dengan obat diatas dapat meningkatkan kadar dan efek dari obat yang mengurangi fungsi ginjal atau bersaing untuk sekresi tubular aktif.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/atevir?type=brief&lang=id
Diakses pada 2 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/entecavir?mtype=generic
Diakses pada 2 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a605028.html
Diakses pada 2 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-92904/entecavir-oral/details
Diakses pada 2 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/entecavir-for-hepatitis-b-baraclude
Diakses pada 2 Spetember 2020

Everydayhealth. https://www.everydayhealth.com/drugs/entecavir
Diakses pada 2 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Kenali Cara Penularan Hepatitis, Ketahui Juga Tipe-tipenya!

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang hati manusia. Penyakit hepatitis terbagi menjadi lima tipr, yaitu virus hepatitis A, B, C, D, E. Penularan hepatitis dapat menyerang tergantung dengan tipenya.
17 May 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Kenali Cara Penularan Hepatitis, Ketahui Juga Tipe-tipenya!

9 Gejala Hepatitis B yang Sering Menyerang Diam-Diam

Penyakit ini seringkali disebut sebagai infeksi diam-diam. Sebab, gejala hepatitis B sulit dikenali dan bahkan seringkali tidak muncul saat infeksi pertama kali terjadi. Lalu, bagaimana mengenalinya jika Anda terserang virus ini?
02 Apr 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
9 Gejala Hepatitis B yang Sering Menyerang Diam-Diam

Apa Saja Pilihan Pengobatan Hepatitis yang Efektif?

Hepatitis adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada hati. Berganti pasangan seksual, tato dan tindik dapat meningkatkan risiko terkena hepatitis.
07 Jun 2019|dr. M. Helmi A.
Baca selengkapnya
Apa Saja Pilihan Pengobatan Hepatitis yang Efektif?