Serangan jantung dapat dicegah oleh atenolol dengan memblok respon ke stimulasi beta-adrenergik
Serangan jantung dapat dicegah atenolol dengan memblok respon ke stimulasi beta-adrenergik

Atenolol, Betablok, Cardiva, Farnormin, Internolol, Lotenac, Nif-Ten, Tenblok, Tenormin, Tensinorm, Zumablok.

Atenolol digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurunkan tekanan darah tinggi akan membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Obat ini juga digunakan untuk mengobati angina (nyeri pada dada) dan juga meningkatkan kelangsungan hidup setelah serangan jantung.

Atenolol bekerja dengan memblokir bahan kimia seperti epinefrin yang berada pada jantung dan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan denyut jantung, tekanan darah dan tekanan pada jantung.

Atenolol (Atenolol)
Golongan

Beta bloker

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Hipertensi

  • Dewasa: 25-100 mg, sekali sehari. Butuh 1-2 minggu untuk mencapai efek penuh.

Angina (Nyeri pada Dada)

  • Dewasa: 50-100 mg/hari bisa sebagai dosis tunggal atau dibagi untuk beberapa kali konsumsi. (Maksimal 200 mg/hari)

Anda bisa konsultasi dengan dokter atau apoteker mengenai dosis atenolol yang sesuai dengan kondisi Anda. Dosis obat disesuaikan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan.

Hindari meminum jus apel dan jus jeruk karena dapat mencegah penyerapan atenolol di dalam tubuh dalam waktu 4 jam sebelum dan sesudah mengonsumsi atenolol.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Gunakan alat pengingat waktu agar bisa membantu Anda mengonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap harinya. Mungkin memerlukan waktu 1-2 minggu sebelum Anda mendapatkan manfaat dari obat ini.

Efek samping seperti pusing, kepala terasa ringan, kelelahan, dan mual dapat terjadi setelah mengonsumsi atenolol. Anda bisa konsultasi dengan dokter mengenai efek samping yang dirasakan tersebut.

Segera mencari pertolongan medis jika merasakan efek samping yang lebih serius seperti:

  • Detak jantung lambat
  • Pusing berat
  • Pingsan
  • Kesulitan bernafas

Atenolol dapat mengurangi aliran darah ke tangan dan kaki yang dapat menyebabkan pengguna merasa kedinginan. Merokok juga dapat memperburuk efek dari obat ini. Pengguna disarankan menghindari penggunaan tembakau dan berpakaian hangat.

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Fungsi jantung tidak memadai
  • Gagal jantung
  • Penyakit bronkospastik
  • Diabetes mellitus
  • Hipertiroidisme
  • Gangguan ginjal
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Sindrom sinus
  • Detak jantung lambat
  • Gagal jantung
  • Asma berat
  • Gangguan jantung
  • Feokromositoma
  • Asidosis metabolik
  • Penyakit peredaran darah perifer berat

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Mengonsumsi Atenolol bersamaan dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi:

  • Meningkatkan hipotensi dan bradikardia dengan resepin
  • Meningkatkan risiko bradikardia dan blok jantung dengan verapamil dan diltiazem
  • Menurunkan efek hipotensi dengan indometasin.
  • Meningkatkan efek bradikardia dengan disopiramida, amiodarone atau glikosida digitalis.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/atenolol
Diakses pada 16 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/atenolol-oral-route/description/drg-20071070
Diakses pada 16 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/atenolol
Diakses pada 16 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11035/atenolol-oral/details
Diakses pada 16 Oktober 2018

Artikel Terkait