Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Asam Valproat (Alias: Valproic Acid)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Asam valproat sirup dapat digunakan untuk mencegah sakit kepala migrain
Obat ini bekerja dengan mengembalikan keseimbangan zat alami di otak

Merk dagang yang beredar:

Depakene, Depakote, Depakote Er, Depval, Divalpi EC, Divalproex Sodium Yarindo, Falpro, Ikalep, Lepsio, Phalsy, Valeptik, Valpi, Vellepsy.

Asam valproat digunakan untuk mengobati kejang karena epilepsi dan fase mania pada gangguan bipolar. Obat ini juga bisa membantu mencegah sakit kepala migrain. Obat ini bekerja dengan mengembalikan keseimbangan zat alami di otak sehingga dapat menghentikan kejang pada penderita epilepsi dan menstabilkan suasana hati pada penderita gangguan bipolar.

Asam Valproat (Valproic Acid)
Golongan

Antikonvulsan / Antipsikotik

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet, kapsul, cair

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Migrain

  • Dewasa: Dosis awal 250 mg, 2 kali sehari dan dapat ditingkatkan menjadi 500 mg, 1 kali sehari selama 7 hari. Kemudian meningkat menjadi 1000 mg, 1 kali sehari. (Dosis maksimal 1000 mg/hari)

Bipolar (Fase Manik)

  • Dewasa: Dosis awal 750 mg/hari dalam dosis terbagi atau 25 mg/kgBB/hari. Dosis dapat ditingkatkan secepat mungkin untuk mencapai respon optimal. (Dosis maksimal 60 mg/kgBB/hari)

Kejang Epilepsi

  • Dewasa: Dosis awal 10-15 mg/kgBB dibagi menjadi 2-4 kali per hari, kemudian ditingkatkan 5-10 mg/kgBB/minggu. (Dosis maksimal 60 mg/kgBB/hari)
  • Anak-anak: di atas 20 kg, dosis awal 400 mg dibagi menjadi 2 kali per hari, kemudian ditingkatkan secara bertahap sampai kontrol tercapai (Dosis biasa 20-30 mg/kgBB/hari. Maksimal 35 mg/kgBB/hari). Di bawah 20 kg, dosis 20 mg/kgBB dibagi menjadi 2 kali per hari, meningkat menjadi 40 mg/kgBB/hari.

Bipolar

  • Dewasa: Dosis awal 600-1800 mg dibagi menjadi 2 kali per hari.

Aturan pakai Asam Valproat dengan benar

Obat digunakan sesuai aturan pakai atau anjuran dari dokter. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar Anda bisa mendapatkan dosis yang sesuai dengan kondisi medis, berat badan, dan respon terhadap pengobatan. Obat ini sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan.

Jika menggunakan obat ini untuk kejang, jangan berhenti mengonsumsi tanpa konsultasi dengan dokter karena dapat menyebabkan kondisi penderita menjadi lebih buruk. Dosis yang diberikan mungkin perlu dikurangi sesuai anjuran dari dokter. Obat ini tidak dapat meredakan sakit kepala migrain akut. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter jika ingin menggunakan obat lain.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi ketika mengonsumsi asam valproat:

  • Sakit kepala atau pusing
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Anoreksia
  • Peningkatan nafsu makan dan berat badan
  • Nistagmus (pergerakan mata yang tidak terkendali)
  • Penurunan tingkat kesadaran
  • Kelelahan
  • Hipotermia
  • Halusinasi

Kerusakan hati yang fatal dapat terjadi terutama pada anak-anak di bawah 2 tahun. Jika efek samping yang dirasakan tidak membaik, segera mencari pertolongan medis.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Kelainan metabolik bawaan
  • Penyakit otak organik atau gangguan kejang berat
  • Infeksi HIV atau cytomegalovirus
  • Penyakit hati
  • Pankreatitis
  • Masalah perdarahan
  • Penyakit ginjal
  • Gizi buruk

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Riwayat disfungsi hati
  • Penyakit hati aktif
  • Kerusakan hati
  • Kehamilan

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Mengonsumsi asam valproat bersamaan dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi:

  • Meningkatkan risiko keracunan dengan bupropion.
  • Meningkatkan risiko kejang dengan mefloquine.
  • Meningkatkan risiko defisiensi karnitin dengan pivmecillinam dan pivampicillin.
  • Meningkatkan risiko hepatoksisitas dan keracunan carbamazepine dengan carbamazepine.
  • Menurunkan kadar asam valporat dengan karbapenem, rifamisin, fenitoin, fenobarbital (atau primidone) dan regimen obat antineoplastic.
  • Peningkatan kadar asam valproat dengan felbamate dan aspirin.
  • Peningkatan risiko hiperamonemia dengan topiramate.
  • Peningkatan konsentrasi asam valproat bebas dengan obat-obatan terikat protein tinggi.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/asam-valproat
Diakses pada 15 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/valproic-acid-oral-route/description/drg-20072931
Diakses pada 15 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/valproic%20acid
Diakses pada 15 Oktober 2018

Web MD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8885/valproic-acid-oral/details
Diakses pada 15 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top