Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Asam Salisilat (Alias: Salicylic Acid)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Jan 2019
Asam salisilat merupakan obat untuk masalah kulit.
Asam salisilat digunakan untuk mengobati masalah pada kulit seperti psoriasis, kutil, mata ikan dan kapalan.

Merk dagang yang beredar:

Afi Salep, Antifungi Doen, Beprosalic, Betiga, Callusol, Decyline, Dermafoot, Diprosalic, Elosalic, Kalpanax, Khutil Plast, Obat Kurap Cap kaki Tiga, Obat Kurap Cap Kapak, OKA, Pandas, Pyralvex, Salep Kulit Kuturap, Salep Nam-Nam, Salicyl Zwavel Zalf, Skintex, Temprosal, Verile, Whitefield Salep

Asam salisilat digunakan untuk mengobati masalah pada kulit seperti psoriasis, kutil, mata ikan dan kapalan. Obat ini digunakan pada kulit saja, dan tidak boleh bersentuhan dengan mata, selaput lendir (hidung), mulut, daerah anogenital (selangkangan) atau kulit yang pecah.

Asam salisilat bekerja dengan cara meningkatkan kelembapan pada kulit dan membantu menghilangkan zat yang menyebabkan sel-sel kulit saling menempel, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mengelupas sel-sel kulit.

Asam Salisilat (Salicylic Acid)
Golongan

Keratolitik

Kategori Obat

Obat bebas dan resep

Bentuk Obat

Cair, salep, gel, larutan, krim

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Hiperkeratosis dan bersisik

  • Dewasa: 1,8-3%. Oleskan pada area kulit yang bermasalah, 1-4 kali sehari.

Jerawat

  • Dewasa: 0,5-2%. Oleskan tipis ke area yang bermasalah, 1-3 kali sehari. Jika kulit menjadi kering atau mengelupas, kurangi menjadi satu kali sehari atau setiap dua hari.

Kutil dan kapalan

  • Dewasa: 12-40%. Gunakan pada kutil selama 48 jam dan dapat diulangi sesuai kebutuhan hingga kutil atau kapalan hilang.
  • Dewasa: 5-17% dengan collodion. Gunakan secukupnya untuk untuk menutup kutil atau kapalan dan biarkan mengering. Dapat diulangi 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan hingga kutil atau kapalan mengelupas

Aturan pakai Asam Salisilat dengan benar

Dosis yang digunakan sesuai dengan kondisi medis Anda. Ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jika kurang yakin dengan cara penggunaannya, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Asam salisilat hanya digunakan pada kulit saja. Jika obat ini bersentuhan dengan mata, selaput lendir (hidung), mulut, daerah anogenital (selangkangan) atau kulit yang pecah, segera siram menggunakan air bersih dingin selama 15 menit, dan cuci tangan hingga bersih.

Efek Samping

Beberapa efek samping dapat terjadi selama penggunaan obat ini, seperti rasa terbakar pada kulit, kulit kemerahan dan pengelupasan kulit. Segera cari pertolongan medis jika merasakan efek samping yang cukup serius seperti:

  • Kulit merah di sekitar area yang dirawat
  • Tanda-tanda infeksi (nanah, cairan, berdarah)
  • Luka

Peringatan

Sebelum menggunakan asam salisilat, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi asam salisilat atau alergi obat antiradang non-steroid (aspirin, ibuprofen, naproxen)
  • Diabetes
  • Sirkulasi darah yang buruk
  • Infeksi atau iritasi kulit
  • Hamil

Harap berhati-hati untuk penggunaan asam salisilat bagi orang tua dengan masalah sirkulasi darah. Sebab, kulit akan menjadi sulit sembuh.

Jangan menggunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Diabetes
  • Sedang menjalani persiapan pengangkatan kutil

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Jangan menggunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Diabetes
  • Sedang menjalani persiapan pengangkatan kutil

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/asam-salisilat
Diakses pada 23 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/salicylic-acid-topical-route/before-using/drg-20066030
Diakses pada 23 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/salicylic%20acid
Diakses pada 23 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-18-866/salicylic-acid-topical/salicylic-acid-keratolytic-topical/details
Diakses pada 23 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top