Aripiprazole berfungsi untuk membantu konsentrasi pasien gangguan mental
Pemakaian aripiprazol dianjurkan pada penderita gangguan mental.

Abilify, Abilify Discmelt, Ariski, Aripi, Aripiprazole.

Aripiprazole digunakan untuk mengobati gangguan mental seperti gangguan bipolar dan skizofrenia. Pada anak-anak, obat ini digunakan untuk mengobati iritabilitas seperti gangguan autis dan sindrom Tourette.

Aripiprazole membantu mengembalikan keseimbangan senyawa kimia tertentu pada otak yang dapat memengaruhi pasien. Obat ini meningkatkan konsentrasi sehingga dapat membantu pasien untuk dapat berpikir lebih jernih.

Aripiprazole (Aripiprazol)
Golongan

Antipsikotik

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, larutan, suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak di atas 13 tahun

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Suntik/Intramuskular
Skizofrenia

  • Dewasa: Dosis awal 9,75 mg/hari. Jika diperlukan, dapat diulang setelah 2 jam. Pasien hanya bisa menerima maksimal 3 suntikan per hari. (Kisaran dosis: 5,25-15 mg dan maksimal 30 mg/hari)

Oral
Skizofrenia

  • Dewasa: Dosis awal 10-15 mg/hari. Dosis dapat diubah setiap 2 minggu. (maksimal 30 mg/hari)
  • Anak di atas 15 tahun: Dosis awal 2 mg selama dua hari dan ditingkatkan menjadi 5 mg selama 2 hari tambahan hingga mencapai dosis yang ditentukan yaitu 10 mg/hari. Peningkatan dosis harus secara bertahap setiap 5 mg. (maksimal 30 mg/hari)

Bipolar

  • Dewasa: Dosis awal 15 mg/hari. Dapat ditingkatkan menjadi menjadi 30 mg/hari sesuai respon.
  • Anak di atas 13 tahun: Anak di atas 15 tahun: Dosis awal 2 mg selama dua hari dan ditingkatkan menjadi 5 mg selama 2 hari tambahan hingga mencapai dosis yang ditentukan, yaitu 10 mg/hari. Peningkatan dosis harus secara bertahap setiap 5 mg. (maksimal 30 mg/hari)

Aripiprazole dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dosis yang digunakan sesuai seperti yang tertera pada aturan pakai atau yang telah ditentukan oleh dokter. Obat suntik hanya diberikan oleh dokter.

Efek samping seperti pusing, kepala terasa ringan, mengantuk, mual, muntah, kelelahan, kelebihan/meneteskan air liur, penglihatan kabur, penambahan berat badan, sembelit, sakit kepala, dan kesulitan tidur dapat terjadi. Jika beberapa efek tersebut memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

Segera mencari pertolongan medis jika merasakan efek samping yang serius, seperti:

  • Pingsan
  • Perubahan suasana hati
  • Gelisah
  • Tremor
  • Gangguan pernapasan
  • Sindrom ganas neuroleptic

Obat ini mungkin bisa membuat gula darah naik sehingga dapat menyebabkan atau memperburuk diabetes. Jika merasakan gejala seperti peningkatan rasa haus/buang air kecil, konsultasi segera dengan dokter.

Penggunaan obat suntik hanya diberikan oleh dokter. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika kondisi Anda memiliki kondisi medis, seperti:

  • Alergi aripiprazole atau alergi lain
  • Penyakit jantung (penyakit jantung iskemik, gagal jantung, kelainan konduksi)
  • Penyakit serebrovaskular
  • Kondisi yang mempengaruhi hipotensi (dehidrasi, hipovolemia)
  • Penyakit Parkinson
  • Riwayat kejang, trauma kepala, kerusakan otak
  • Kerusakan hati
  • Kehamilan dan menyusui

Obat ini tidak ditujukan untuk pengobatan pada orang tua dengan psikosis terkait usia lanjut.

Menggunakan aripiprazole dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi seperti:

  • Meningkatkan efek antihipertensi jika digunakan bersama alkohol.
  • Dapat mengganggu regulasi temporer jika digunakan bersama antikolinergik.
  • Efek aditif dengan hipotensi.
  • Meningkatkan efek hipotensi sedatif dan ortostatik dengan lorazepam dan benzodiazepine lainnya.
  • Reaksi tumpang tindih seperti sedasi dengan obat-obatan sistem saraf pusat.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/aripiprazol
Diakses pada 14 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/aripiprazole-oral-route/description/drg-20066890
Diakses pada 14 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/aripiprazole
Diakses pada 14 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-64437-4274/aripiprazole-oral/aripiprazole-oral/details
Diakses pada 14 Oktober 2018

Artikel Terkait