Arginine (Alias: L-Arginine)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 23 Jan 2019
Arginine membantu tubuh membangun protein dari makanan seperti ikan, daging merah, unggas, kedelai, biji-bijian, kacang-kacangan dan produk susu.
Arginine membantu tubuh membangun protein dari makanan seperti ikan, daging merah, unggas, kedelai, biji-bijian, kacang-kacangan dan produk susu.

Merk dagang yang beredar:

Aminofluid, Aminofusin Hepar, Aminoleban, Amiten, Benutrion Ve, Comafusin Hepar, Novamin, Nuprosan, Refamin, Renosan, Renxamin, Valamin.

Arginine adalah asam amino yang membantu tubuh membangun protein dari makanan seperti ikan, daging merah, unggas, kedelai, biji-bijian, kacang-kacangan dan produk susu. Obat ini juga dikombinasikan dengan beberapa obat seperti ibuprofen untuk sakit kepala migrain, obat kemoterapi konvensional untuk mengobati kanker payudara, minyak ikan dan suplemen lain untuk mengurangi infeksi dan penyembuhan luka.

Arginine mengubah zat arginine menjadi nitrit oksida yang membuat pembuluh darah terbuka lebih lebar dan memperbaiki aliran darah. Arginine juga menstimulasi pelepasan hormon pertumbuhan, insulin dan zat lain di dalam tubuh.

Arginine (L-Arginine)
Golongan

Asam amino

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis ditentukan oleh dokter.

Aturan pakai Arginine dengan benar

Suntikan arginine hanya diberikan oleh petugas medis.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi setelah menerima obat ini:

  • Iritasi vena, hematuria, penurunan jumlah trombosit, ekstravasasi (reaksi seperti terbakar.
  • Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah.
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi seperti hyperkalemia berat.
  • Gangguan sistem saraf seperti sakit kepala, mati rasa.
  • Gangguan vascular seperti hipotensi.
  • Reaksi alergi yang parah (anafilaksis, ruam).

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi atau Asma (Arginine dapat menyebabkan respon alergi atau pembengkakan pada pernapasan)
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas
  • Asidosis berat
  • Hipotensi

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Mengonsumsi Arginine bersamaan dengan obat di bawah ini dapat menyebabkan terjadinya interaksi, antara lain :

  • Obat untuk tekanan darah tinggi (antihipertensi) dapat menyebabkan tekanan darah pengguna terlalu rendah.
  • Obat untuk meningkatkan aliran darah ke jantung (nitrat) dapat menyebabkan pusing dan kepala terasa ringan
  • Viagra dapat menurunkan tekanan darah
  • Dapat menyebabkan hyperkalemia berat dengan spironolakton pada pasien dengan gangguan hati berat

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/asam-amino-karbohidrat-emulsi-lemak-dan-elektrolit
Diakses pada 17 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/arginine
Diakses pada 17 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-875/l-arginine
Diakses pada 17 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top