Apolar-N Krim 10 g

Apolar-N krim adalah obat untuk mengatasi berbagai penyakit kulit

Deskripsi obat

Apolar-N krim adalah obat untuk penyakit kulit, seperti alergi, peradangan atau kemarahan, serta gatal-gatal yang menyebabkan infeksi atau memiliki risiko terinfeksi oleh bakteri. Obat ini merupakan obat obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Apolar-N kirm mengandung zat aktif desonide dan neomycin sulphate.
Desonide adalah obat topikal, yaitu obat yang dioleskan langsung ke kulit yang bermasalah. Obat ini bekerja dengan menghentikan sel-sel yang memproduksi bahan kimia tertentu yang menyebabkan peradangan. Bahan kimia ini biasanya dilepaskan saat kulit bereaksi terhadap zat yang menyebabkan reaksi alergi (alergen).
Neomycin termasuk dalam golongan obat antibiotik aminoglikosida, yang bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri di usus.

Apolar-N Krim 10 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaDesonide dan neomycin sulphate.
Kelas terapiAntiinflamasi dan antibiotik topikal.
Klasifikasi obatKortikosteroid topikal.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 10 g
ProdusenActavis Indonesia

Informasi zat aktif

Desonide menghambat pelepasan asam arakidonat, sehingga menekan pembentukan, pelepasan, dan aktivitas mediator pembengkakan (inflamasi) kimiawi.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, desonide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi melalui kulit normal, peningkatan absorpsi jaringan di bawah kulit (perkutan) pada kulit yang mengalami trauma atau peradangan.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urine dan empedu.

Neomycin merupakan antibiotik yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri (bakterisidal). Obat ini bekerja dengan mengikat langsung ke subunit ribosom 30S untuk menghambat produksi protein bakteri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, neomycin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Neomisin tidak diserap melalui kulit utuh, tetapi bisa diserap dari luka pada kulit.
  • Metabolisme: Jumlah kecil yang diserap ke dalam seluruh tubuh (sirkulasi sistemik) dan dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Metabolit tidak aktif diekskresikan oleh ginjal.

Indikasi (manfaat) obat

Apolar-N krim berfungsi untuk mengatasi kondisi kulit, seperti:

  • Peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit merah dan gatal (dermatitis).
  • Penyakit kulit kronis yang membuat kulit gatal, kering, dan pecah-pecah (dermatitis atopik).
  • Eksim (dermatitis kontak).
  • Peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis)
  • Biduran (urtikaria)
  • Rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh (pruritus ani).
  • Peradangan pada lipatan kulit yang terletak di bagian paling luar dari organ intim wanita (vulvae).

Desonide merupakan obat golongan kortikosteroid topikal yang diserap ke dalam sel kulit. Desonide bekerja menghentikan sel yang memproduksi bahan kimia penyebab peradangan. Sementara, neomycin bekerja dengan menghambat produksi protein bakteri, sehingga membuat bakteri tersebut mati.

Komposisi obat

  • Desonide 0.5 mg.
  • Neomycin sulphate 5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan tipis-tipis pada kulit yang membutuhkan.

Efek samping obat

  • Gatal pada kulit.
    Hentikan penggunaan krim jika efek samping ini terasa sangat mengganggu. Segera hubungi dokter untuk penanganan selanjutnya.
  • Kulit kemerahan.
    Efek samping ini akan hilang setelah Anda berhenti menggunakan krim ini. Jika Anda masih mengalami efek samping ini setelah 24 jam, segera hubungi dokter.
  • Kulit terasa seperti terbakar.
    Jika Anda merasa kulit seperti terbakar setelah menggunakan krim ini, Anda tidak perlu khawatir sebab efek samping ini akan berlangsung selama beberapa hari setelah itu kondisi kulit Anda akan membaik.
  • Penggunaan dalam jumlah besar dan jangka panjang dapat menimbulkan masalah pendengaran akibat terpapar obat-obatan (ototoksisitas) dan masalah ginjal karena tubuh terpapar obat-obatan (nefrotoksisitas)
  • Reaksi alergi (hipersensitivitas).
  • Kulit mengelupas.
  • Terjadi pembengkakan.
  • Iritasi pada kulit.
  • Kulit menjadi kering atau bersisik.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan saraf dan otot untuk bekerja (neuromuskular).
  • Pasien penderita kerusakan kulit yang luas.
  • Hindari aplikasi dalam jumlah banyak dan jangka panjang.
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang memiliki alergi alergi terhadap golongan kortikosteroid.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Tidak dianjurkan untuk pengobatan pada mata.
  • Perlu diperhatikan pemakaian pada daerah kulit yang luas dan dalam jangka waktu lama, terutama pada bayi dan anak-anak.
  • Pasien dengan sirkulasi darah yang buruk, kencing manis (diabetes), masalah sistem kekebalan tubuh, kondisi kulit lainnya.

Kategori kehamilan

Desonide.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Apolar-N krim tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Neomycin.
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Bayi baru lahir dan berusia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita cacar air.
  • Pasien penderita kelainan kulit seksual menular (sifilis).
  • Pasien yang memiliki jerawat.
  • Pasien penderita penyakit tuberkulosa kulit.
  • Pasien penderita penyakit karena virus menyerang kulit, mulut, dan alat kelamin (herpes simpleks).
  • Pasien penderita luka terbuka yang sulit sembuh dan sering kambuh (ulkus kulit).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Apolar-N krim dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakannya bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika efek samping tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.

Sesuai kemasan per Mei 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/desonide?mtype=generic
Diakses pada 23 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4079-420/desonide-topical/desonide-cream-gel-ointment-topical/details
Diakses pada 23 Desember 2020

Healtline. https://www.healthline.com/health/desonide-topical-cream#side-effects
Diakses pada 23 Desember 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/neomycin-topical-route/side-effects/drg-20065033
Diakses pada 23 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email