Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 106.000/box per April 2020
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 tablet
Produsen Coronet

Antiza tablet digunakan untuk mengatasi demam, batuk dan flu. Obat ini merupakan obat bebas terbatas. Antiza mengandung paracetamol, dextromethorphan HBr, chlorpheniramine maleate dan phenylpropanolamine HCl.

Mengatasi demam, batuk dan flu.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet sebanyak 3-4 kali/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Pasien penderita kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh (hipertiroidisme).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita penyakit jantung koroner (PJK).
  • Penghambat monoamin oksidase (MAOI).
  • Pasien penderita gangguan atau penyakit pada saraf di tubuh (neuropati).
  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang memiliki gangguan kerusakan hati dan ginjal.
  • Wanita hamil.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Anak 6 tahun ke bawah.
  • Depresan susunan saraf pusat (SSP).
  • Penghambat monoamine oksidase (MAOI).
  • Antikoagulan oral.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/antiza/antiza?type=brief&lang=id
Diakses pada 17 April 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait