Antasida

Antasida digunakan untuk mengatasi asam lambung berlebihan

Antasida digunakan untuk mengatasi asam lambung berlebihan

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Promag, Mylanta, Polysilane, Magtral, Antasida Doen, Gastran, Simeco, Maag Gel, Konimag, Gastromag, Gestrig

Deskripsi obat

Antasida digunakan untuk mengatasi gejala yang disebabkan produksi asam lambung berlebih di perut. Beberapa gejala yang umum terjadi, yaitu sensasi terbakar pada dada (heartburn), nyeri pada ulu hati, mual, kesulitan menelan, dan batuk kering terus menerus.

Biasanya, gejala tersebut diakibatkan sejumlah kondisi, seperti tukak lambung, peradangan pada kerongkongan akibat naiknya asam lambung (esofagitis), dan peradangan pada dinding lambung (gastritis).

Selain itu, obat ini juga dapat meredakan produksi gas berlebih yang biasanya disertai gejala, seperti perut kembung dan sering bersendawa.

Antasida hanya efektif mengatasi gejala asam lambung yang sedang terjadi. Namun, obat ini tidak dapat mencegah produksi asam di perut. Obat ini dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain untuk menurunkan produksi asam lambung.

Antasida ()
GolonganKelas terapi : Antasida, agen antirefluks, dan antiulser Klasifikasi Obat : Antasida
Kategori obatObat bebas
Bentuk sediaan obatTablet kunyah, sirup
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak berusia di atas 6 tahun
Kategori kehamilan dan menyusuiBelum ada kategori obat untuk kehamilan. Antasida sebaiknya hanya dikonsumsi bila manfaatnya melebihi risiko yang dapat ditimbulkan.  Antasida aman dikonsumsi oleh ibu menyusui.  
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan antasida, antara lain:

  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mual
    Hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Minuman yang mengandung gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Konstipasi
  • Perut kembung

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan antasida pada kondisi:

  • Memiliki masalah ginjal, termasuk batu ginjal
  • Mengonsumsi alkohol
  • Mengalami dehidrasi
  • Memiliki penyakit yang memicu penumpukan asam amino fenilalanin dalam tubuh (fenilketonuria)
  • Memiliki penyakit diabetes
  • Kehamilan
  • Lanjut usia
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Menjalani diet rendah garam atau diet rendah fosfor
  • Mengalami sirosis hati, yaitu rusaknya organ hati yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut 
  • Berusia di bawah 12 tahun

Jangan mengonsumsi obat ini lebih dari 2 minggu. Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Alergi terhadap antasida
  • Nyeri perut parah
  • Penyumbatan usus besar
  • Gagal ginjal

Kategori kehamilan & menyusui

Belum ada kategori obat untuk kehamilan. Antasida sebaiknya hanya dikonsumsi bila manfaat pemberian melebihi risiko yang dapat ditimbulkan. Antasida aman dikonsumsi oleh ibu menyusui.  

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan antasida dan hubungi dokter jika Anda telah menggunakan antasida selama 2 minggu, tetapi gejala tidak membaik.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan, harap konsultasi ke dokter Anda terlebih dahulu. Dokter mungkin akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan bersamaan.

Mengonsumsi obat antasida dengan obat-obatan lain bersamaan dapat menyebabkan interaksi, seperti:

  • Ciprofloxacin, chloroquine, hydroxychloroquine, chlorpromazine, cefdinir, cefpodoxime, ketoconazole, levothyroxine, rifampicin, rosuvastatin, tetracyclines, dan vitamin
    Antasida dapat mengganggu penyerapan obat di atas, sehingga efektivitasnya akan menurun.
  • Polistiren sulfonat
    Antasida dapat mengurangi efek polistiren sulfonat dalam mengatasi hiperkalemia atau kelebihan kalium.
  • Obat yang mengandung hormon steroid (kortikosteroid) dan obat SSRI untuk mengatasi depresi.
    Penggunaan obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Velpatasvir
    Antasida dapat menurunkan kadar velpatasvir dalam darah.
  • Sitrat
    Sitrat dapat meningkatkan penyerapan antasida, sehingga efektivitas antasida dalam menurunkan asam lambung akan menurun.
  • Garam Fe
    Antasida dapat menurunkan penyerapan garam Fe.
  • Salisilat
    Magnesium hidroksida dapat meningkatkan ekskresi salisilat.

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aluminium%20hydroxide%20+%20magnesium%20hydroxide?mtype=generic
Diakses pada 10 Februari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-76860-769/antacid-oral/aluminum-magnesium-antacid-simethicone-oral/details
Diakses pada 10 Februari 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/antacids#_noHeaderPrefixedContent
Diakses pada 10 Februari 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/boost_digestive_health_slideshow_pictures/article.htm
Diakses pada 10 Februari 2021

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/antacids/
Diakses pada 10 Februari 2021

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/antacids#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 10 Februari 2021

Patient. https://patient.info/digestive-health/indigestion-medication/antacids
Diakses pada 10 Februari 2021

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/antacids/guide/
Diakses pada 10 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email