Angintriz MR adalah obat untuk mengatasi nyeri dada (angina pektoris).
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet (35 mg)
Produsen Novell Pharmeceutical
Angintriz MR tablet adalah obat untuk mengatasi nyeri dada (angina pektoris) dan mencegah kekurangan oksigen dan nutrisi pada otot jantung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Angintriz MR mengandung zat aktif trimetazidin dihidroklorida.
  • Terapi tambahan untuk mengobati nyeri dada (angina pektoris) dan mencegah kekurangan oksigen dan nutrisi pada otot jantung.

Angintriz MR adalah agen metabolik antiiskemik (antiangina), yang meningkatkan pemanfaatan glukosa miokard melalui penghambatan aktivitas tiolase 3-ketoasil CoA rantai panjang, yang menghasilkan penurunan oksidasi asam lemak dan stimulasi oksidasi glukosa. Laju oksidasi asam lemak yang tinggi akan merugikan selama iskemia karena penghambatan oksidasi glukosa yang menyebabkan pelepasan glikolisis dan peningkatan produksi proton, yang berpotensi mempercepat kelebihan natrium dan kalsium di jantung, yang menyebabkan eksaserbasi cedera iskemik dan penurunan efisiensi jantung selama reperfusi.

Trimetazidin dihidroklorida 35 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet pada pagi dan sore hari.
Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.
  • Gangguan gerakan seperti: gejala parkinson, sindrom kaki gelisah, gangguan kestabilan saat berjalan, dan gangguan gerakan yang tidak dapat dikendalikan (tremor).
  • Gangguan pada saluran pencernaan seperti: sakit perut, rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia), mual, diare, dan muntah.
  • Kelelahan (asthenia).
  • Gangguan pada kulit dan jaringan subkutan seperti: ruam kulit, biduran, dan gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Gangguan pembuluh darah: penurunan kadar tekanan darah (hipotensi).
  • Pasien penderita gangguan gerakan yang disebabkan akibat rusaknya saraf pada otak (penyakit parkinson).
  • Pasien yang mengalami gejala parkinson, tremor, sindrom kaki gelisah, dan gangguan gerakan lainnya.
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat dengan CrCl 30 ml/menit ke bawah.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita gangguan ginjal sedang.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil.
  • Tidak diindikasikan untuk pengobatan awal angina tidak stabil.
  • Pasien yang mengalami serangan jantung atau infark miokard.
  • Metoklopramid.
    Trimetazidin jika dikombinasikan dengan metoklopramid dapat menyebabkan peningkatkan risiko efek samping.
  • Isosorbid mononitrat.
    Trimetazidin dapat meningkatkan efek isosorbid mononitrat yaitu aktivitas pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/angintriz%20mr
Diakses pada 10 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/trimetazidine
Diakses pada 10 Agustus 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB09069
Diakses pada 10 Agustus 2020

Ndrugs. https://www.ndrugs.com/?s=angintriz%20mr
Diakses pada 10 Agustus 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait