Andalan Pil KB Tablet

15 Okt 2020
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 2 strip @ 28 tablet
Produsen
DKT Indonesia
Andalan pil KB adalah tablet kontrasepsi oral untuk mencegah kehamilan mencegah kehamilan setelah berhubungan seks tanpa pelindung, mencegah pelepasan sel telur dan mencegah pembuahan sel telur. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Andalan pil KB mengandung zat aktif levonorgestrel dan etinilestradiol.
  • Mencegah kehamilan mencegah kehamilan setelah berhubungan seks tanpa pelindung.
  • Mencegah pelepasan sel telur dan mencegah pembuahan sel telur.

Etinilestradiol dan levonorgestrel adalah obat kombinasi kontrasepsi oral hormonal menghambat pembuhan sel telur (ovulasi). Etinilestradiol dan levonorgestrel juga menyebabkan perubahan pada lendir serviks dan lapisan dinding rahim, sehingga sperma lebih sulit mencapai rahim dan lebih sulit bagi sel telur yang telah dibuahi untuk menempel ke rahim.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet/hari.

Dikonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap hari setelah makan malam atau sebelum tidur.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit, Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi gabapentin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Muntah.
    Cobalah minum banyak cairan seperti air dan buah labu untuk menghindari dehidrasi, minumlah secara perlahan, dan sesering mungkin. Tanda-tanda dehidrasi terdiri dari buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau tajam. Jika diare dan muntah berlanjut selama lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter untuk berkonsultasi masalah Anda. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berkonsultasi kepada apoteker atau dokter.
  • Mual.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini ketika setelah makan untuk mengurangi rasa mual, tetaplah mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebuh sedikit dengan frekuensi yang lebih sering.
  • Kram perut atau perut kembung.
  • Nyeri payudara.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki.
  • Perubahan berat badan.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Perdarahan pada vagina.
  • Pembengkakan pada pembuluh darah vena (tromboflebitis).
  • Penyumbatan pembulu darah paru-paru (emboli paru).
  • Peningkatan tekanan darah.
  • Risiko perdarahan.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui selama 6 bulan pertama setelah melahirkan.
  • Perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Pasien dengan kerusakan atau pecahnya sel darah merah (sindrom hemolitik uremik).
  • Kelainan darah (porfiria).
  • Pasien dengan riwayat kanker payudara.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan kelainan perdarahan.
  • Penyakit kuning kolestatik.
  • Pasien dengan kelainan saraf otot (chorea).
  • Pasien dengan gangguan penyerapan (sindrom malabsorpsi).
  • Pasien dengan kadar gula darah tinggi (diabetes melitus).
  • Pasien yang mengalami sakit kepala sebelah (migrain).
  • Pasien dengan kadar kalsium tinggi dalam darah (hiperkalsemia).
  • Pasien dengan penyakit kardiovaskular dan kandung empedu.
  • Pasien dengan penyakit kejang (epilepsi).
  • Pasien dengan penyakit asma.
  • Pasien yang mengalami depresi.
  • Pasien dengan risiko tromboemboli.
  • Pasien dengan risiko kanker payudara.
  • Budesonid.
    Etiniestradiol dapat meningkatkan kadar budesonide dalam darah. Ini dapat meningkatkan risiko atau keparahan efek samping seperti pembengkakan, penambahan berat badan, kelainan elektrolit, tekanan darah tinggi, glukosa darah tinggi, kelemahan otot, depresi, perubahan suasana hati, jerawat, kulit menipis, garis halus kulit (stretch mark), mudah memar, tulang. kehilangan kepadatan, katarak, glaukoma, ketidakteraturan menstruasi, pertumbuhan rambut wajah atau tubuh yang berlebihan, dan distribusi lemak tubuh yang tidak normal, terutama di wajah, leher, punggung, dan pinggang.
  • Topiramat.
    Menggunakan etinilestradiol bersama dengan topiramat dapat mengubah efek etinilestradiol. Topiramat dapat membuat pil KB menjadi kurang efektif dan dapat menyebabkan kehamilan. Sebelum mengonsumsi topiramat, beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan pil KB.
  • Lamotrigin.
    Penggunaan bersama dapat mengurangi kadar lamotrigin dalam darah pada beberapa pasien, sehingga dapat membuat obat kurang efektif.
  • Prednisolon dan siklosporin.
    Penggunaan bersama dapat menghambat laju metabolisme prednisolon dan siklosporin.
  • Alprazolam, klordiazepoksida, diazepam.
    Penggunaan bersama dapat mengurangi proses pembersihan (klirens) dari alprazolam, klordiazepoksida, diazepam.
  • Lorazepam, oksazepam, temazepam.
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan proses pembersihan (klirens) dari lorazepam, oksazepam, temazepam

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/levonorgestrel%20+%20ethinylestradiol?mtype=generic
Diakses pada 16 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/ethinyl-estradiol-levonorgestrel.html
Diakses pada 16 September 2020

Healthlink. https://www.healthlinkbc.ca/medications/fdb0727#fdb0727-04
Diakses pada 16 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1058-967/levonorgestrel-ethinyl-estradiol-oral/levonorgestrel-ethinyl-estradiol-non-cyclic-contraceptive-oral/details
Diakses pada 16 September 2020

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/levonorgestrel-and-ethinyl-estradiol-oral-route/proper-use/drg-20406441
Diakses pada 16 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

9 Manfaat Pil KB Selain Mencegah Kehamilan

Manfaat pil KB yang utama adalah untuk mencegah kehamilan. Namun alat kontrasepsi ini ternyata bisa digunakan untuk mengatasi kondisi kesehatan lain. Misalnya, gangguan siklus haid, gejala PMS, migrain, dan banyak lagi.Baca selengkapnya
9 Manfaat Pil KB Selain Mencegah Kehamilan

Tak Hanya Wanita, KB Pria Juga Bisa Jadi Pilihan

KB pria atau kontrasepsi pria seakan berjalan di tempat, apa memang KB idealnya untuk wanita? Mengapa kontrasepsi pria kalah populer dibandingkan dengan KB pria?
05 Nov 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tak Hanya Wanita, KB Pria Juga Bisa Jadi Pilihan

Darah Haid Sedikit, Apa Penyebabnya?

Umumnya, siklus menstruasi yang dialami oleh kaum hawa tidak jauh berbeda setiap bulan. Namun ada pula kondisi-kondisi tertentu yang dapat membuat darah haid sedikit atau tidak sebanyak biasanya.Baca selengkapnya
Darah Haid Sedikit, Apa Penyebabnya?

Penyakit Terkait