Anaton sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu.
Anaton sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu.
Anaton sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu.
Anaton sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 15.015/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Itrasal

Anaton adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas. Anaton mengandung zat aktif paracetamol, dextromethorphan Hbr, guaifenesin, chlorphenamine maleate, phenyipropanolamine HCL, alkohol.

Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

Tiap 5 ml:

  • Paracetamol 130 mg
  • Dextromethorphan Hbr 3,5 mg
  • Guaifenesin 30 mg
  • Chlorphenamine maleate 0,5 mg
  • Phenyipropanolamine HCL 3,5 mg
  • Alkohol 4,8 %
  • Dewasa: 4 sendok takar (20 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus.
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
  • Hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid.
  • Anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Dapat mempengaruhi kemampuan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Pasien penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
  • Pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal, asma, emfisema).
  • Antidepresan tipe penghambat MAO.

Sesuai kemasan per November 2019

Artikel Terkait