Anastan forte kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi.
Anastan forte kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi.
Anastan forte kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi.
Anastan forte kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 61.91/strip (500 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (500 mg)
Produsen Gratia Husada Farma

Anastan forte adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Anastan forte mengandung zat aktif mefenamic acid.

Meredakan nyeri ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, nyeri perut yang berasal dari kram rahim (dismenore primer), termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi.

Mefenamic acid 500 mg

Dewasa dan anak 14 tahun ke atas:
Dosis awal: 500 mg kemudian dilanjutkan 250 mg/6 jam.

Dikonsumsi bersama dengan makanan.

  • Sistem pencernaan: mual, muntah, diare, rasa sakit pada abdominal.
  • Sistem hematopoetik:
    • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia).
    • Kondisi saat kadar eosinofil lebih tinggi dari normal (eosinophilia).
    • Kurangnya kadar trombosit di dalam tubuh (trombocytopenia).
    • Kondisi akut dari leukopenia (agranulocytopenia).
  • Sistem saraf: rasa mengantuk, pusing, pengelihatan kabur, insomnia.
  • Pasien yang hipersensitif terhadap mefenamic acid.
  • Pasien yang dengan aspirin mengalami bronkospasme, alergi rhinitis dan urtikaria.
  • Penderita dengan tukak lambung dan usus.
  • Penderita dengan gangguan ginjal yang berat.
  • Wanita hamil
  • Ibu menyusui
  • Keamanan penggunaan pada anak dibawah 14 tahun belum diketahui

Antikoagulan oral dapat memperpanjang prothrombin.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait