Amfetamin menstimulasi otak pada penderita narkolepsi dan penderita ADHD
Amphetamine bermanfaat untuk mengobati narkolepsi dan ADHD

Amphetamine bermanfaat untuk mengobati narkolepsi (gangguan tidur), gangguan hiperaktivitas perhatian-defisit (ADHD), dan menurunkan berat badan untuk pasien obesitas.

Amphetamine (Amfetamin)
Golongan

Stimulan sistem saraf otak

Kategori obat

Obat Resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, Suspensi

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan Anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Tablet
Narkolepsi

  • Dewasa: Awalnya, diberikan 5-10 mg setiap hari dalam dosis terbagi, ditingkatkan hingga 5-10 mg setiap minggu. Bila dalam perawatan diberikan dalam 2-4 dosis terbagi. Maksimal: 60 mg setiap hari.
  • Anak: 6-12 tahun Awalnya, 5 mg setiap hari dalam dosis terbagi, ditingkatkan menjadi 5 mg setiap minggu. Bila dalam perawatan diberikan dalam 2-4 dosis terbagi. Maksimal: 60 mg setiap hari.
  • Lansia: Awalnya, 5 mg setiap hari dalam dosis terbagi, ditingkatkan menjadi 5 mg setiap minggu. Bila dalam perawatan diberikan dalam 2-4 dosis terbagi. Maks: 60 mg setiap hari.

Tablet
Gangguan hiperaktivitas defisit perhatian (ADHD)

  • Anak:
    • Usia 3-5 tahun: awalnya 2,5 mg setiap hari, ditingkatkan secara bertahap hingga 2,5 mg setiap jarak waktu.
    • Usia lebih dari 6 tahun: awalnya 5 mg sekali atau dua kali sehari, akan ditingkatkan jika dibutuhkan dengan 5 mg setiap jarak waktu. Maksimal: 20 mg setiap hari, anak yang mempunyai usia cukup tua mungkin memerlukan dosis hingga 40 mg atau lebih setiap hari.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat sebelum mengonsumsi.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan makan atau tanpa makan. Biasanya dikonsumsi satu kali sehari di pagi hari. Konsumsi obat ini sebelum tidur akan menyebabkan kesulitan tidur.

Dosis diberikan sesuai indikasi medis. Dokter akan memberikan dengan dosis rendah di awal karena akan menimbulkan efek samping jika diberikan dosis yang tinggi.

Hindari minuman beralkohol jika sedang mengonsumsi obat ini. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakannya lebih sering karena dapat menimbulkan efek yang merugikan.

Setiap obat memiliki efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani secara medis.

Efek samping Amphetamin yang sering terjadi antara lain: kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, mulut kering, sakit perut, muntah, pusing, diare, sakit kepala. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

  • Perubahan penglihatan
  • Perubahan mental
  • Luka yang tidak biasa
  • Ereksi yang sering

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada tenaga kesehatan Anda.

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Tekanan darah tinggi
  • Stroke
  • Masalah jantung
  • Epilepsi
  • Gangguan bipolar

Mengonsumsi obat Amphetamine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • isocarboxazid, linezolid, methylene blue, moclobemide, phenelzine, procarbazine, rasagiline, safinamide, selegiline, tranylcypromine, hindari obat-obat tersebut atau tanyakan kepada dokter Anda kapan harus memulai atau berhenti minum obat ini.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/amphetamine-oral-route/description/drg-20150941
Diakses pada 15 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/dexamfetamine
Diakses pada 15 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-170275-1745/amphetamine-oral/amphetamine-extended-release-suspension-oral/details
Diakses pada 15 Oktober 2018

Artikel Terkait