Amoxsan Drops 15 ml

17 Jan 2021| Lenny Tan
Ditinjau oleh Dea Febriyani
Amoxsan Drops adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri

Deskripsi obat

Amoxsan Drops digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, misalnya infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi pada kulit dan jaringan lunak. Obat ini termasuk dalam golongan keras yang harus menggunakan resep dokter.
Amoxsan Drops mengandung zat aktif amoxicillin. Zat aktif ini digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi yang disebabkan bakteri gram positif dan gram negatif.
Amoxicillin adalah antibiotik tipe penicillin yang bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri dan tidak akan bekerja untuk infeksi virus, seperti flu.

Amoxsan Drops 15 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 29.288/botol per Februari 2020
Kandungan utamaAmoxicillin.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatPenicillin.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 15 ml
ProdusenSanbe Farma

Informasi zat aktif

Amoxicillin adalah obat resep yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan membunuh bakteri dan menghentikan pertumbuhannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Indikasi (manfaat) obat

Infeksi saluran pernapasan:

  • Radang amandel (tonsilitis).
  • Radang dinding sinus (sinusitis).
  • Pita suara membengkak (laringitis).
  • Radang faring (faringitis).
  • Infeksi telinga bagian tengah (otitis media).
  • Radang saluran utama pernafasan (bronkitis).
  • Kerusakan dan pelebaran permanen pada bronkus dan saluran pernapasan (bronkiektasis).
  • Infeksi pada jaringan dan kantung udara di paru-paru (pneumonia).

Infeksi saluran urogenital:

  • infeksi pada ginjal disebabkan bakteri atau virus (pielonefritis).
  • Radang kantung kemih (sistitis).
  • Iritasi pada urethra (uretritis).
  • Gonore.

Infeksi pada kulit dan jaringan lunak:

  • Infeksi umum pada kulit dan jaringan lunak di bawah kulit (selulitis).
  • Peradangan yang terjadi pada folikel rambut (furunkulosis).
  • Infeksi kulit yang disebabkan bakteri (pioderma).

Amoxicillin bekerja dengan cara mengganggu kemampuan bakteri membentuk dinding sel. Dinding sel bakteri sangat penting untuk kelangsungan hidup bakteri karena dapat mencegah zat yang tidak diinginkan memasuki sel bakteri.
Amoxicillin merusak ikatan yang menahan dinding sel bakteri, sehingga membuat lubang muncul di dinding sel dan membunuh bakteri tersebut.

Komposisi obat

Tiap 1 ml: amoxicillin tryhydrat yang setara dengan amoxicillin 100 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Tetes pediatrik dianjurkan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan.

Dosis lazim untuk seluruh indikasi, kecuali infeksi saluran napas bawah:

  • Berat badan:
    • 6 kg ke bawah: 0,25 ml-0,50 ml/8 jam.
    • 6-8 kg: 0,50 ml-1,0 ml/8 jam.

Infeksi saluran napas bawah:

  • Berat badan:
    • 6 kg ke bawah: 0,50 ml-1,0 ml/8 jam.
    • 6-8 kg: 1,0 ml-1,5ml/8 jam.

Aturan pakai obat

  • Tuangkan 8 ml air minum, kemudian tutup botol erat-erat.
  • Balikkan botol dan kocok dengan baik sampai semua serbuk terdispersi.
  • Setelah dicampur dengan air minum, suspensi ini harus digunakan dalam waktu tidak lebih dari 7 hari.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada dokter atau apoteker Anda. Jika sakit kepala ini berlangsung selama lebih dari seminggu atau semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Konsumsi banyak cairan untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi antara lain buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berbau tajam. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Mual.
    Jangan makan makanan terlalu banyak dan hindari makanan pedas. Minumlah amoxicillin setelah makan atau ngemil.
  • Reaksi alergi pada kulit, seperti ruam dan kemerahan pada kulit.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Gangguan kesulitan tidur atau insomnia.
  • Gangguan kecemasan.
  • Kebingungan.

Cara penyimpanan obat

Simpan serbuk kering pada suhu di bawah 30°C dan terhindari dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Lakukan pemantauan fungsi ginjal dan hati secara berkala pada penggunaan jangka panjang.
  • Pasien penderita gangguan sumsum tulang, yaitu memproduksi sel darah putih terlalu banyak (leukimia limfatik).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cephalosporine.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pastikan mengonsumsi cairan yang cukup.
  • Lakukan pemantauan pengeluaran urine selama terapi dengan dosis tinggi dan periksa keadaan kateter secara berkala.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin atau golongan penisilin lainnya.
  • Pasien yang mengalami infeksi virus Epstein-Barr (EBV) yang dapat ditularkan melalui droplet atau liur saat batuk maupun bersin (mononukleosis).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Allopurinol.
    Penggunaan amoxicillin dan allopurinol dapat meningkatkan risiko terjadian ruam pada kulit.
  • Probenecid.
    Probenecid dapat memperpanjang waktu paruh amoxicillin dalam plasma, sehingga efektivitas amoxicillin dalam tubuh akan meningkat dan efek samping, seperti diare dan mual dapat terjadi.
  • Kontrasepsi oral.
    Amoxicillin dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami sakit perut parah dan diare berair atau berdarah.

Sesuai kemasan per Maret 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/amoxicillin
Diakses pada 30 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/amoxicillin.html
Diakses pada 30 Desember 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/amoxicillin
Diakses pada 30 Desember 2020

Medical Nes Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/amoxicillin-oral-tablet#other-warnings
Diakses pada 30 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1531-3295/amoxicillin-oral/amoxicillin-oral/details
Diakses pada 30 Desember 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a685001.html
Diakses pada 30 Desember 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/amoxicillin/
Diakses pada 30 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email