Amoxsan bubuk injeksi untuk pengobatan infeksi saluran nafas bawah, tifoid, paratifoid, tifoid carrier, gonorhea, infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, meningitis, sifilis, infeksi saluran nafas bawah kambuhan, abses gigi dan otitis media.
Amoxsan bubuk injeksi untuk pengobatan infeksi saluran nafas bawah, tifoid, paratifoid, tifoid carrier, gonorhea, infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, meningitis, sifilis, infeksi saluran nafas bawah kambuhan, abses gigi dan otitis media.
Amoxsan bubuk injeksi untuk pengobatan infeksi saluran nafas bawah, tifoid, paratifoid, tifoid carrier, gonorhea, infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, meningitis, sifilis, infeksi saluran nafas bawah kambuhan, abses gigi dan otitis media.
Amoxsan bubuk injeksi untuk pengobatan infeksi saluran nafas bawah, tifoid, paratifoid, tifoid carrier, gonorhea, infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, meningitis, sifilis, infeksi saluran nafas bawah kambuhan, abses gigi dan otitis media.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp. 30.044/botol per september 2019
Kemasan 1 botol @ 1 g
Produsen Sanbe Farma

Amoxsan adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Amoxsan mengandung zat aktif amoxicillin.

Pengobatan infeksi saluran napas bawah, tifoid, paratifoid, penyakit infeksi akut usus halus (typhoid carrier), kencing nanah (gonore), infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, meningitis, sifilis, terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah pada gigi (abses gigi), dan infeksi pada telinga tengah (otitis media).

Amoxicillin sodium setara amoxicillin 1 g.

Dewasa:

  • Tifoid dan paratifoid: 4 g/hari.
  • Meningitis: 150 mg/kg berat badan/hari.

Anak-anak:

  • Tifoid dan paratifoid: 100 mg/kg/hari.
  • Tifoid karier: 3-4 g/hari.
  • Kondisi gagal ginjal:
     - Gagal ginjal sedang: 1 g dilanjutkan 500 g/12jam.
     - Gagal ginjal berat: 1 g dilanjutkan 500 g/hari.
  • Gonore: dosis tunggal 3 g + 1 g probenesid.
  • Infeksi saluran kemih yang tidak terkompilasi: dosis tunggal 3 g.
  • Sifilis: 250 mg/6jam.
  • Infeksi saluran pernapasan: 2 kali 3 g /hari.
  • Abses gigi: 2 kali 3 g /hari.
  • Meningitis: 100-150 mg/kg beratbadan/hari.
  • Otitis media: 750 mg 2 kali/hari.

Diinjeksikan melalui intravena sesuai petunjuk dokter.

  • Reaksi hipersensitif.
  • Ganngguan pencernaan.
  • Reaksi alergi yang tergolong berat karena dapat mengancam nyawa penderitanya (reaksi anafilaktoid).
  • Reaksi hematologik.

Hipersensitif terhadap penisilin.

  • Ibu hamil dan menyusui.

Probenesid memperpanjang waktu paruh amoksisilin dan allopurinol meningkatkan insidens ruam kulit.

Sesuai kemasan per September 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/amoxsan-amoxsan%20forte/amoxsan-amoxsan%20forte?type=brief&lang=id
Diakses pada 4 september 2019

Artikel Terkait