Infeksi bakteri pada saluran pencernaan dapat mengkonsumsi amoxicillin sebagai antibiotik
Amoxicillin digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri yang ada pada saluran pencernaan

Amoksisilin, Amoxillin, Amoxsan, Arcamox, Kalmoxilin, Laprimox, Mokbios, Opimox, Pehamoxil, Solpenox, Widecillin

Amoxicillin adalah antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini juga digunakan bersama dengan obat lain seperti klaritromisin dan lansoprazole, untuk mengobati infeksi Helicobacter pylori dan ulkus duodenum yang ada pada saluran pencernaan.

Amoxicillin bekerja dengan cara membunuh bakteri, sehingga dapat menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri, tidak berfungsi untuk infeksi virus seperti pilek dan flu.

Amoxicillin (Amoksisilin)
Golongan

Penisilin

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, bubuk, kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Abses gigi

  • Dewasa: 3 gram, ulangi setelah 8 jam.

Infeksi saluran kemih

  • Dewasa: 3 gram, ulangi setelah 10-12 jam.

Gonore

  • Dewasa: 3 gram sebagai dosis tunggal.

Infeksi Helicobacter pylori

  • Dewasa: 750 atau 1000 mg/hari.

Infeksi saluran pernafasan

  • Dewasa: 3 gram.

Aktinomikosis, infeksi saluran empedu, Bronkitis, Endokarditis, Gastroenteritis, Gonore, Infeksi mulut, Otitis media, Pneumonia, Gangguan limpa, Demam tifoid dan paratifoid, infeksi saluran kemih

  • Dewasa: 250-500 mg setiap 8 jam atau 500-875 mg setiap 12 jam.
  • Anak di bawah 40 kg: 40-90 mg/kgBB/hari dalam 2-3 dosis terbagi. (Maksimal 3 gram/hari)

Faringitis, Tonsilitis

  • Dewasa: 775 mg setiap hari selama 10 hari.

Gangguan ginjal

  • 250-500 mg setiap 24 jam.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Untuk penyerapan yang lebih baik dan untuk mengurangi ketidaknyamanan saluran pencernaan, sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Konsumsilah antibiotik ini pada waktu yang sama untuk mendapatkan efek terbaik. Anda bisa menggunakan alat pengingat waktu agar bisa mengonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap hari. Berhenti mengonsumsi obat ini dari waktu yang telah ditentukan, memungkinkan bakteri untuk tumbuh kembali yang menyebabkan kembalinya infeksi.

Efek samping seperti mual, muntah atau diare dapat terjadi. Jika efek samping memburuk, berkonsultasilah dengan dokter.

Menggunakan obat ini dalam jangka waktu lama dan berulang-ulang dapat menyebabkan sariawan atau infeksi jamur vagina. Segera cari pertolongan medis jika Anda memiliki tanda seperti bercak putih di mulut atau mengalami keputihan, maupun mengalami mual, muntah terus-menerus, sakit perut, pendarahan, mudah memar demam, atau alergi parah.

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Riwayat alergi beta-laktam
  • Mononukleosis (demam kelenjar)
  • Gangguan ginjal
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap amoxicillin dan penisilin lainnya.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Mengonsumsi Amoxicillin bersamaan dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi berikut ini:

  • Meningkatnya risiko alergi dengan allopurinol.
  • Meningkatnya kadar darah dengan probenesid.
  • Mengganggu efek bakterisida amoksisilin, bila dikombinasikan dengan kloramfenikol, makrolida, sulfonamid, tetrasiklin.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/amoxicillin-oral-route/description/drg-20075356
Diakses pada 17 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/amoxicillin
Diakses pada 17 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1531-3295/amoxicillin-oral/amoxicillin-oral/details
Diakses pada 17 Oktober 2018

Artikel Terkait