Amitriptiline (Alias: Amitriptyline)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 23 Jan 2019
Amitriptiline berguna untuk mengobati penderita depresi.
Amitriptiline membantu mengurangi kecemasan agar penderita depresi bisa lebih tenang.

Merk dagang yang beredar:

Amitripytyline, Amitriptyline Hydrochloride.

Amitriptiline adalah obat antidepresan yang berguna untuk mengobati penderita depresi. Obat ini membantu mengurangi kecemasan agar penderita bisa lebih tenang.

Amitriptiline bekerja pada sistem saraf pusat (SSP) untuk meningkatkan kadar zat kimia tertentu di otak sehingga membantu penderita agar dapat tidur lebih baik dan meningkatkan tingkat energi penderita depresi.

Amitriptiline (Amitriptyline)
Golongan

Antidepresan trisiklik

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak lebih dari 12 tahun

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat

Tablet
Depresi 

  • Dewasa — Pada awalnya, 75 mg sehari diberikan dalam bentuk dosis terbagi, atau 50 hingga 100 mg pada saat tidur. Dokter Anda dapat menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 150 mg sehari, kecuali Anda berada dalam perawatan rumah sakit. Beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit mungkin membutuhkan dosis yang lebih tinggi.
  • Remaja dan Orang dewasa yang lebih tua — 10 mg tiga kali sehari, dan 20 mg pada saat tidur. Dokter Anda dapat menyesuaikan dosis Anda sesuai kebutuhan.
  • Anak-anak yang lebih muda dari 12 tahun, penggunaannya dan dosis harus ditentukan oleh dokter Anda.

Aturan pakai Amitriptiline dengan benar

Ikuti anjuran dari dokter dan baca petunjuk pada kemasan obat Amitriptiline.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan makan atau tanpa makanan, biasanya dikonsumsi satu kali hingga empat kali sehari atau sesuai saran dari dokter. Minum sebelum tidur jika mengonsumsi obat ini satu kali sehari untuk mengurangi ngantuk di siang hari.

Dosis akan diberikan sesuai indikasi medis, biasanya dokter akan memberikan obat ini dengan dosis rendah, untuk mengurangi efek samping seperti mengantuk, mulut kering, dan pusing.

Konsumsi obat ini secara teratur. Jangan melebihkan dosis atau menggunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari yang ditentukan oleh dokter.

Efek Samping

Setiap obat memiliki efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani secara medis.

efek samping yang sering terjadi setelah mengonsumsi Amitriptiline antara lain: mengantuk, muntah, pusing, mulut kering, penglihatan kabur, kesulitan buang air kecil, penambahan berat badan, konstipasi. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping yang jarang terjadi namun serius seperti:

  • Pingsan
  • Kejang
  • Sakit mata
  • Perubahan penglihatan
  • Pupil melebar
  • Pusing yang parah
  • Feses hitam

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan tenaga  kesehatan Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Pasien berisiko kejang
  • Glaukoma sudut sempit
  • Retensi urine
  • Hiperplasia prostat
  • Konstipasi kronis
  • Riwayat penyakit CV
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Aritmia
  • Serangan jantung
  • Gangguan bipolar

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap berkonsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Amitriptilin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat berkurangnya efek kadar plasma dengan barbiturat, rifampisin, dan antikonvulsan.
  • Dapat berkurangnya efek antihipertensi dari debrisoquine, guanethidine dan clonidine
  • Dapat meningkatkan risiko aritmia ventrikel dengan antiaritmia (misalnya amiodarone atau quinidine)

Informasi yg diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
Referensi

Drugs. https://www.drugs.com/sfx/amitriptyline-side-effects.html
Diakses pada 15 Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/amitriptyline-oral-route/description/drg-20072061
Diakses pada 15 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/amitriptyline
Diakses pada 15 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8611/amitriptyline-oral/details
Diakses pada 15 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top