Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Aluminium Hidroksida (Alias: Aluminium Hydroxide)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Aluminium Hidroksida digunakan sebagai obat maag
Aluminium hidroksida adalah antasida, yang digunakan sebagai obat untuk menurunkan kadar asam lambung.

Merk dagang yang beredar:

Alunadonna, Atmacid, Farmacrol Forte, Lagesil, Magtral/Magtral Forte, Plantacid/Plantacid Forte, Poloxane, Sanmag/Sanmag Forte, Ticomag, Tomaag, Ulilox/Ultilox Forte.

Aluminium adalah mineral alami. Aluminium hidroksida adalah antasida, yang bermanfaat untuk mengobati sakit maag, sakit perut, asam lambung, atau gangguan pencernaan asam. Obat ini bekerja dengan cepat untuk menurunkan kadar asam lambung. 

Aluminium Hidroksida (Aluminium Hydroxide)
Golongan

Antasida

Kategori Obat

Obat Bebas

Bentuk Obat

Tablet/kapsul/sirup dan Topikal/kulit

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Tidak ada penelitian terkontrol pada wanita, atau tidak ada penelitian pada wanita hamil atau hewan. Penelitian menunjukkan bahwa obat ini tidak menimbulkan risiko minimal pada bayi ketika digunakan selama menyusui.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Oral
Dispepsia

  • Dewasa: 500 hingga 600 mg per oral 4 sampai 6 kali sehari sesuai kebutuhan, diantara saat makan atau saat tidur.

Duodenum

  • Dewasa: 500 hingga 1500 mg per oral 4 sampai 6 kali sehari sesuai kebutuhan, diantara saat makan atau saat tidur.

Hiperfosfatemia

  • Dewasa: Hingga 10 g setiap hari dalam dosis terbagi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Antasid

  • Dewasa: Dosis hingga 1 g, diberikan setelah makan dan sebelum tidur

Gel
Pelindung Kulit

  • Dewasa: Sebagai gel 0,275%: Area yang terkena bersihkan dan keringkan secara menyeluruh kemudian gunakan sesuai kebutuhan atau sesuai petunjuk.

Aturan pakai Aluminium Hidroksida dengan benar

Sebelum mengonsumsi aluminium hydroxide baca petunjuk di kemasan atau ikuti saran dari dokter.

Obat ini dikonsumsi dengan makan atau tanpa makanan. Jika ingin mengonsumsi obat cair, kocok botol terlebih dahulu sebelum mengonsumsi, gunakan sendok khusus obat agar takaran sesuai yang disarankan.

Jangan mengonsumsi obat lain ketika sedang mengonsumsi obat ini, karena dapat menurunkan fungsi obat tersebut.

Jika keluhan tidak membaik setelah menggunakan obat ini, segera cari pertolongan medis.

Efek Samping

Setiap obat memiliki efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani secara medis.

Obat aluminium hidroksida dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti: wasir, obstruksi usus. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

  • Tinja hitam
  • Perubahan mood
  • Nyeri saat buang air besar
  • Sakit perut
  • Muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada tenaga kesehatan Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Pasien dengan asupan fosfat terbatas
  • Diet Natrium rendah, uremia, gagal jantung
  • Edema
  • Perdarahan saluran cerna baru-baru ini.
  • Masalah hepar (misalnya sirosis) dan ginjal (misalnya gagal ginjal kronis).
  • Kehamilan.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Tingkat fosfat yang rendah dalam darah.
  • Porfiria akut.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap berkonsultasi ke dokter Anda. Dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Aluminium hidroksida dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat menyebabkan interaksi jika mengonsumsi secara bersamaan beberapa obat termasuk tetrasiklin, penisilin, sulfonamid, Fe, digoksin, indometasin, naproksen, fenilbutazon, quinidine dan vit.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
Referensi

Drugs. https://www.drugs.com/dosage/aluminum-hydroxide.html
Diakses pada 15 Oktober 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/aluminium%20hydroxide
Diakses pada 15 Oktober 2018

Web MD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4135/aluminum-hydroxide-gel-oral/details
Diakses pada 15 Oktober 2018

Back to Top