Alphamol kaplet adalah obat untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang dan menurunkan demam.
Golongan obat Hijau Obat bebas: Tidak memerlukan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 15 strip @ 10 kaplet (600 mg)
Produsen Molex Ayus

Alphamol kaplet adalah obat untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit gigi, nyeri haid, sakit punggung, sakit kepala, dan menurunkan demam. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Alphamol kaplet mengandung zat aktif parasetamol.

  • Meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, nyeri haid, nyeri otot, sakit gigi, nyeri punggung, meringankan nyeri akibat radang sendi (osteoarthritis).
  • Menurunkan demam.

Parasetamol bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin di otak. Prostaglandin adalah bahan kimia yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan. Parasetamol mengurangi rasa sakit dengan meningkatkan ambang rasa sakit, yaitu dengan membutuhkan rasa sakit yang lebih besar untuk berkembang sebelum seseorang merasakannya. Obat ini mengurangi demam melalui aksinya di pusat pengatur panas otak. Secara khusus, memberitahu pusat untuk menurunkan suhu tubuh saat suhu dinaikkan.

Parasetamol 600 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 1-2 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 8 kaplet/hari.
  • Anak-anak 7-12 tahun: ½-1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Mual.
  • Sakit pada perut bagian atas.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Gatal.
  • Feses berwarna gelap.
  • Kelelahan.
  • Perubahan pada warna kulit atau bagian putih mata menjadi kekuningan.
  • Kondisi rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia).
  • Kondisi rendahnya jumlah trombosit di dalam tubuh (trombositopenia).
  • Kondisi ketika jumlah sel neutrofil dalam darah menurun (neutropenia).
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • Reaksi alergi.
  • Pada penggunaan jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Ruam pada kulit.
  • Biduran (urtikaria).
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Urin berwarna gelap.
  • Muntah.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap parasetamol.
  • Pasien penderita penyakit hati yang berat.
  • Dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).
  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi anafilaksis atau reaksi alergi berat.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal yang berat.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Hentikan penggunaan jika selama 3 hari mengonsumsi ini demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang.
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Kloramfenikol.
    Penggunaan bersama parasetamol dapat meningkatkan kadar kloramfenikol dalam tubuh.
  • Kolestiramin.
    Penggunaan bersama dengan kolestiramin dapat menurunkan penyerapan parasetamol.
  • Rifampisin, fenitoin, karbamazepin, dan fenobarbital.
    Penggunaan bersama rifampisin, fenitoin, karbamazepin, dan fenobarbital dapat menurunkan kadar parasetamol.
  • Metoklopramid dan domperidon.
    Jika dikonsumsi bersama metoklopramid dan domperidon dapat meningkatkan absorpsi parasetamol.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 18 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/alphamol
Diakses pada 18 Agustus 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-362/acetaminophen-oral/details
Diakses pada 18 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/acetaminophen.html
Diakses pada 18 Agustus 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681004.html
Diakses pada 18 Agustus 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_acetaminophen_tylenol/drugs-condition.htm
Diakses pada 18 Agustus 2020

Medicenet. https://www.medicinenet.com/acetaminophen/article.htm
Diakses pada 18 Agustus 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait