Alofar kaplet 100 mg untuk mengobati asam urat.
Alofar kaplet 100 mg untuk mengobati asam urat.
Alofar kaplet 100 mg untuk mengobati asam urat.
Alofar kaplet 100 mg untuk mengobati asam urat.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 7.324/strip (100 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (100 mg)
Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories

Alofar adalah obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah kadar asam urat tinggi dalam darah dan sejenis batu ginjal yang mungkin disebabkan oleh obat kanker atau untuk pasien batu ginjal yang mengandung kalsium. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Alofar mengandung zat aktif allopurinol.

  • Mengobati peningkatan kadar asam urat darah diatas nilai normal (hyperuricemia).
  • Peningkatan kadar asam urat darah diatas nilai normal (hyperuricemia) akibat terapi kanker.
  • Batu ginjal karena kalsium oksalat.

Allopurinol 100 mg

  • Dewasa:  
    • Asam urat dan hiperurisemia:
      • Dosis awal: 1 kaplet (100 mg)/hari.
      • Dosis maksimal: 900 mg/hari.
    • Hyperurisemia akibat terapi kanker: 600-800 mg/hari dalam dosis terbagi, 2-3 hari sebelum perawatan kanker.
    • Batu ginjal karena kalsium oksalat: 200-300 mg/hari dosis tunggal atau terbagi.

  • Anak 15 tahun ke bawah:
    • Hiperurisemia karena terapi kanker: 10-20 mg/kg BB/hari.

Dikonsumsi bersama makanan.

  • Ruam yang ditandai dengan daerah datar berwarna merah pada kulit yang ditutupi oleh benjolan kecil yang konfluen (maculopapular).
  • Ruam purpura.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia).
  • Suatu kondisi di mana sel darah putih (leukosit) lebih dari batas atas nilai normal karena berbagai sebab (leukositosis).
  • Tingginya rasio eosinofil di dalam plasma darah (eosinofillia).
  • Nyeri sendi (artralgia).
  • Peradangan pada pembuluh darah yang menyebabkan perubahan pada dinding pembuluh darah (vaskulitis) yang menyebabkan kerusakan ginjal dan hati.

Infeksi jamur sistemik.

  • Mercaptopurine.
  • Azathioprine.
  • Warfarin.
  • Antikoagulan kumarin.
  • Salisilat.
  • Agen urikosurik.
  • Diuretik thiazide.
  • Antibakteri.
  • Antineoplastik.
  • Siklosporin.
  • Antidiabetik sulfonilurea.
  • Teofilin.
  • Vidarabin.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/allopurinol/
Diakses pada 28 Oktober 2019.

Artikel Terkait