Alletrol Compositum Tetes Mata 5 ml untuk mengatasi infeksi pada mata.
Alletrol Compositum Tetes Mata 5 ml untuk mengatasi infeksi pada mata.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 25.850/botol (5 ml) per Januari 2020
Kemasan 1 botol @ 5 ml
Produsen Erela

Alletrol compositum tetes mata merupakan obat yang digunakan untuk mencegah resiko infeksi mata. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Alletrol compositum mengandung dexamethasone sodium phosphate, neomycin base, polymyxin B sulfate, dan benzalkonium chloride sebagai zat aktifnya.

  • Peradangan pada mata yang disertai dengan infeksi bakteri.
  • Peradangan yang terjadi pada lapisan tengah mata (chronic anterior uveitis) dan luka pada kornea yang disebabkan oleh bahan kimia, radiasi, iritasi termis dan penetrasi benda-benda asing.
  • Inflamasi okuler dari kelopak mata (palpebral) dan bulbar conjunctiva, cornea dan anterior segment.

Tiap 1 ml:

  • Dosis awal: 1 atau 2 tetes/jam di siang hari dan 1 atau 2 tetes/2 jam pada malam hari.
  • Jika respon baik dosis dikurangi: 1 tetes/4 jam.
  • Untuk mengontrol gejala: 1 tetes sebanyak 3 atau 4 kali/hari.

Diteteskan pada mata.

  • Kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Kerusakan saraf pada mata.
  • Katarak.
  • Menghambat penyembuhan luka.
  • Hipersensitivitas lokal.
  • Infeksi sekunder oleh jamur maupun bakteri.
  • Epithelial herpes simplex keratitis.
  • Cacar (vaccina).
  • Cacar air (varicella).
  • Penyakit viral l;ain pada kornea dan konjungtiva.
  • Infeksi mycobacterial pada mata.
  • Penyakit jamur pada mata.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang dapat menyebabkan glaukoma, kerusakan pada mata, mata kabur dan posterior pub capsular cataract, serta kemungkinan terjadi infeksi sekunder.
  • Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang tidak peka termasuk fungi, perforasi, penipisan pada kornea dan sklera, tertutupnya infeksi akut purulent mata.
  • Bila obat digunakan selama 10 hari atau lebih, maka dianjurkan untuk memonitor tekanan intraokular secara rutin.
  • Neomycin menyebabkan sensitisasi pada kulit (terutama terjadi skin rash).
  • Hati-hati pemakaian pada wanita hamil dan menyusui.

Sesuai kemasan per Januari 2020

Artikel Terkait