Aldisa SR Kapsul

Aldisa SR Kapsul digunakan untuk mengurangi gejala-gejala hidung tersumbat.

Deskripsi obat

Aldisa SR Kapsul digunakan untuk mengurangi gejala-gejala hidung tersumbat. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Aldisa SR mengandung loratadin dan pseudoefedrin sulfat.

Aldisa SR Kapsul
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 5.110/kapsul per Maret 2020
Kemasan1 box isi 5 strip @ 10 kapsul
ProdusenSanbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

Meredakan gejala yg berhubungan dengan:

  • Gejala-gejala hidung tersumbat, bersin, kondisi dimana rongga hidung dipenuhi dengan sejumlah besar cairan lendir (rinorea).
  • Rasa gatal seluruh badan atau sebagian badan (pruritus).
  • Produksi air mata secara berlebih (lakrimasi).
  • Peradangan pada mukosa hidung karena adanya alergen (pemicu alergi) (rinitis alergi).
  • Infeksi virus pada sistem pernafasan (selesma) atau influenza.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa dan anak 12 tahun ke atas: 1 kapsul sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai obat

  • Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.
  • Telan utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan.

Efek samping obat

Perhatian Khusus

  • Peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Penyempitan pada ruas tulang belakang (stenosis).
  • Luka yang muncul di dalam dinding lambung (tukak peptik).
  • Penyumbatan yang terjadi antara lambung dan usus dua belas jari (obstruksi piloroduodenum).
  • Penyakit kardiovaskuler.
  • Pasien dengan kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat).
  • Pasien dengan penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien lanjut usia (60 tahun ke atas).
  • Peningkatan tekanan intra okular pada miopi (TIO) dan kencing manis (diabetes melitus).
  • Penyakit jantung iskemik.
  • Pasien dengan gangguan hepar.
  • Pasien gangguan ginjal.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak 12 tahun ke bawah.
  • Obat simpatomimetik.
  • Pemakaian dalam dosis tinggi.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Terapi monoamin oksidase (MAO).
  • Peningkatan tekanan bola mata secara mendadak (glaukoma sudut sempit).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) berat.
  • Penyakit arteri koroner.
  •  Kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh (hipertiroid).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Beta bloker.
  • Metil dopa.
  • Mekamilamin.
  • Reserpin.
  • Alkaloid veratum.
  • Digitalis.
  • Ketokonazol.
  • Eritromisin.
  • Simetidin.

Sesuai kemasan per Maret 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aldisa%20sr/aldisa%20sr?type=brief&lang=id
Diakses pada 16 Maret 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email