Afrin untuk meringankan gejala flu, sinusitis dan alergi saluran napas atas
Afrin untuk meringankan gejala flu, sinusitis dan alergi saluran napas atas
Afrin untuk meringankan gejala flu, sinusitis dan alergi saluran napas atas
Afrin untuk meringankan gejala flu, sinusitis dan alergi saluran napas atas
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 64.500/botol per Maret 2019
Kemasan 1 botol @ 15 ml
Produsen Bayer

Afrin adalah obat yang digunakan untuk penanganan sementara hidung tersumbat, dalam bentuk semprot hidung. Hidung tersumbat dapat terjadi saat alergi atau kondisi demam. Obat ini mengandung oxymetazoline hydrochloride dan termasuk golongan obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Untuk meringankan hidung tersumbat dan flu, sinusitis, dan alergi saluran napas bagian atas.

Tiap 1 ml mengandung oxymetazoline hydrocholoride dan benzalkonium chloride 0,5 mg

Dewasa dan anak >6 tahun:  1-2 semprotan 2 kali/hari pada tiap lubang hidung. Maksimal penggunaan selama 3 hari.

Posisikan kepala tegak lurus, letakkan ujung lubang semprotan dalam lubang hidung tanpa menyumbat lubang hidung seluruhnya, kemudian pencet botol dan segera hirup obat yang masuk. 

 

 

Afrin semprot hidung dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung yang cepat, tidak teratur, atau berdebar
  • Sakit kepala, pusing, kantuk, atau sakit kepala ringan
  • Tekanan darah tinggi
  • Peningkatan lendir di hidung, atau hidung tersumbat
  • Rasa gugup
  • Gemetaran
  • Kesulitan tidur
  • Rasa lemah

Peradangan atau luka pada bagian dalam hidung, pascaoperasi hidung, tumor jinak kelenjar adrenal (feokromositoma), gangguan kelenjari tiroid (hipertirodisme), anak-anak di bawah 6 tahun.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut ini.

  • Pasien dengan glaukoma sudut tertutup
  • Penyakit pembuluh darah okuler
  • Penyakit jantung berat atau tidak terkontrol
  • Hipertensi atau hipotensi yang tidak terkontrol
  • Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah akibat posisi)
  • Angina
  • Gangguan otak atau jantung
  • Penyakit pembuluh darah (Tromboangiitis obliterans)
  • Fenomena Raynauld
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit tiroid
  • Pembesaran prostat dan penyumbatan pada saluran kelamin atau kemih
  • Penggunaan obat bersamaan dengan monoamine oxidase inhibitors (MAOI)
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Anak-anak
  • Sedang hamil
  • Sedang menyusui

MAOI, antihipertensi, bromokriptin, ergotamine

Sesuai kemasan per Maret 2019.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/afrin/?specialty=respirology&disease=rhinitis%20-%20nonallergic&type=brief
Diakses pada 1 Maret 2019

Artikel Terkait