Acpulsif Tablet 5 mg

15 Jan 2021| Maria Yuniar
Ditinjau oleh Dea Febriyani
Acpulsif tablet adalah obat untuk mengatasi asam lambung

Deskripsi obat

Acpulsif tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan motilitas atau gerakan saluran pencernaan. Obat ini secara khusus menangani gangguan pencernaan yang ditandai dengan lambatnya pengosongan makanan dari lambung ke usus halus (gastroparesis), peradangan lapisan kerongkongan karena naiknya cairan lambung (refluks esofagitis), dan asam lambung (GERD).
Acpulsif tablet mengandung zat aktif cisapride. Kandungan utama ini bekerja dengan meningkatkan gerakan di saluran pencernaan dan mengurangi naiknya asam lambung menuju kerongkongan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Acpulsif Tablet 5 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaCisapride.
Kelas terapiRegulator gastrointestinal, antiflatulents dan antiinflamasi.
Klasifikasi obatAgen prokinetik.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 10 tablet
ProdusenDexa Medica

Informasi zat aktif

<p>Cisapride dapat meningkatkan gerakan saluran pencernaan dengan meningkatkan pelepasan asetilkolin di otot polos usus. Selain itu, obat ini juga mampu meningkatkan tekanan sfingter esofagus (cincin otot) bagian bawah yang terletak di antara perut dan esofagus, mempersingkat waktu transit lambung, mengurangi naiknya asam lambung (refluks esofagus), dan meningkatkan penyembuhan luka kerongkongan (tukak esofagus).</p> <p>Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cisapride diketahui memiliki status:</p> <ul> <li>Absorpsi: Mudah diserap dalam saluran cerna dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) adalah 1-2 jam.</li> <li>Distribusi: Memasuki ASI (jumlah kecil) dan ikatan protein adalah 98%.</li> <li>Metabolisme: Dimetabolisme di hati.</li> <li>Ekskresi: Urine dan feses (sebagai metabolit) dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 10 jam.</li> </ul>

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi gangguan lambung dalam mencerna makanan (gastroparesis).
  • Mengatasi naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks esofagitis).
  • Mengatasi penyakit asam lambung (gastroesophageal reflux disease (GERD)).

Cisapride mampu menambah kecepatan gerak kerongkongan, lambung, dan usus selama pencernaan.

Komposisi obat

Cisapride monohydrate serata cisapride 5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 5 mg sebanyak 3-4 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 40 mg/hari.
  • Anak-anak:
    • Dosis awal: 0,2 mg/kgBBhari sebanyak 3-4 kali/hari.
      Dosis dapat ditingkatkan hingga 0,8/kgBB/hari dan tidak lebih dari 20 mg/hari. Dosis untuk anak sebaiknya tidak melebihi 5 mg setiap kali mengonsumsi.
      Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi 15 menit sebelum makan dan ketika akan tidur malam.

Efek samping obat

  • Konstipasi (sembelit).
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Biduran (urtikaria).
  • Pembengkakan akibat reaksi alergi (angioedema).
  • Penyempitan saluran napas (bronkospasme).
  • Rasa gatal di sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Kemerahan (ruam).
  • Pusing.
  • Mengantuk.
  • Kram perut.
  • Kejang.
  • Sering buang air kecil.
  • Peradangan tenggorokan atau faring (faringitis).
  • Nyeri dada.
  • Lelah.
  • Nyeri punggung.
  • Depresi.
  • Dehidrasi.
  • Nyeri otot (mialgia).
  • Suara atau bunyi perut ketika perut lapat atau kosong (borborygmi).

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien pendertia gangguan ginjal atau hati.
  • Pasien penderita peningkatan gerakan saluran pencernaan.
  • Ibu menyusui.

Kategori kehamilan

<p>Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Acpulsif tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.<br />Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.<br />Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.</p>

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cisapride.
  • Pasien penderita perdarahan lambung dan usus.
  • Pasien penderita tersumbatnya usus kecil (obstruksi mekanik).
  • Pasien pendertia luka dan lubang pada organ tubuh (perforasi).
  • Pasien penderita riwayat detak jantung yang tidak teratur.
  • Pasien penderita penyakit gagal jantung.
  • Pasien penderita dehidrasi atau muntah terus-menerus.
  • Pasien penderita depresi.
  • Pasien penderita penyakit infeksi.
  • Pasien penderita HIV.
  • Ibu hamil.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Clarithromycin.
    Mengonsmsi cisapride bersama clarithromycin tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan kadar cisapride dalam darah, beserta efek sampingnya. Hal ini terkadang dapat menyebabkan irama jantung tidak teratur.
  • Albuterol, furosemide, dan promethazine.
    Menggunakan albuterol bersama cisapride dapat meningkatkan risiko irama jantung tidak teratur dan berpotensi mengancam jiwa, meskipun efek samping ini jarang terjadi.
  • Cisapride, erythromycin, dan fluconazole.
    Menggabungkan obat-obatan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan efek cisapride secara signifikan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

<ul> <li>Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.<br />Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.</li> <li>Sudah mendekati jadwal berikutnya.<br />Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.</li> <li>Jangan menggandakan dosis yang terlewat.<br />Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.</li> <li>Sering lupa mengonsumsi obat.<br />Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.</li> </ul>

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Bicarakan pada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat yang dapat menyebabkan detak jantung tidak normal, merasa pusing, atau pingsan.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cisapride?mtype=generic
Diakses pada 7 Desember 2020

Dexa Medica. https://www.dexa-medica.com/brandedcontoh/Acpulsif-%C2%AE-5
Diakses pada 7 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/cisapride-tablets.html
Diakses pada 7 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8899/cisapride-oral/details/list-sideeffects
Diakses pada 7 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email