Aclonac cool gel 20 g untuk meredakan peradangan akibat trauma tendon, ligamen dan otot, dan penyakit rematik.
Aclonac cool gel 20 g untuk meredakan peradangan akibat trauma tendon, ligamen dan otot, dan penyakit rematik.
Aclonac cool gel 20 g untuk meredakan peradangan akibat trauma tendon, ligamen dan otot, dan penyakit rematik.
Aclonac cool gel 20 g untuk meredakan peradangan akibat trauma tendon, ligamen dan otot, dan penyakit rematik.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 39.424/tube (20 g) per November 2019
Kemasan 1 tube @ 20 g
Produsen Pharos

Aclonac cool adalah obat oles yang digunakan untuk meredakan nyeri akibat trauma pada tendon, ligamen, otot dan sendi. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif dicofenac sodium.

  • Mengobati:
    • Peradangan akibat trauma pada tendon, ligamen, otot dan sendi, misalnya yang disebabkan oleh terkilir, keseleo dan memar.
    • Peradangan atau iritasi pada tendon (tendovaginitis).
    • Peradangan pada kantung sendi (bursitis).
    • Penyakit-penyakit rematik lainnya seperti:
      • Kondisi yang menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak (osteoartrosis).
      • Peradangan pada rangkaian tulang belakang (kolumna vertebralis).

Tiap 1 g: Diclofenac dietylamine 11,6 mg yang setara dengan Diclofenac sodium 10 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan 3-4 kali/hari.

Oleskan pada kulit yang sakit dan gosokan dengan lembut.

  • Ruam.
  • Eksim.
  • Kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan atau ruam (eritema).
  • Peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit memerah dan gatal (dermatitis).
  • Sebaiknya hanya digunakan pada permukaan kulit yang sehat dan utuh.
  • Hindarkan kontak dengan mata atau dengan membran mukosa.

Sesuai kemasan per Desember 2019.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait