Aclonac 1 % emulsi gel 20 g obat yang digunakan untuk peradangan akibat trauma pada tendon, ligamenta, otot dan sendi, bentuk bentuk rematik jaringan lunak setempat, penyakit rematik lokal.
Aclonac 1 % emulsi gel 20 g obat yang digunakan untuk peradangan akibat trauma pada tendon, ligamenta, otot dan sendi, bentuk bentuk rematik jaringan lunak setempat, penyakit rematik lokal.
Aclonac 1 % emulsi gel 20 g obat yang digunakan untuk peradangan akibat trauma pada tendon, ligamenta, otot dan sendi, bentuk bentuk rematik jaringan lunak setempat, penyakit rematik lokal.
Aclonac 1 % emulsi gel 20 g obat yang digunakan untuk peradangan akibat trauma pada tendon, ligamenta, otot dan sendi, bentuk bentuk rematik jaringan lunak setempat, penyakit rematik lokal.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 37.734/tube (20 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 20 g
Produsen Pharos

Aclonac adalah obat yang digunakan untuk peradangan akibat trauma pada tendon, ligamenta, otot dan sendi, bentuk bentuk rematik jaringan lunak setempat, penyakit rematik lokal. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif Diclofenac diethylamine.

Mengobati peradangan akibat trauma pada tendon, ligamenta, otot dan sendi.
Bentuk-bentuk rematik jaringan lunak setempat seperti:

  • Peradangan atau iritasi pada tendon (tendovaginitis).
  • Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa, yaitu kantong berisi cairan pelumas yang terletak di sekitar sendi (bursitis).
  • Gangguan berupa rasa nyeri dan kaku di area bahu (sindrom bahu tangan).
  • Periatropati.

Penyakit-penyakit rematik lokal seperti:

  • (Osteoarthrosis) sendi-sendi perifer.
  • (Osteoarthrosis) kolumna vertebralis.

Tiap 1 g: Diclofenac sodium 10 mg.

3-4 kali/hari.

Dioleskan pada daerah kulit yang terinfeksi lalu digosok dengan lembut.

  • Ruam.
  • Eksim.
  • Inflamasi akut yang terjadi pada kulit dan membran mukosa (eritema).
  • Dermatitis.
  • Pasien yang hipersensitif terhadap komponen dalam obat ini.
  • Pasien penderita asma.
  • Pasien penderita urtikaria.
  • Pasien penderita rhinitis akut.

Hindari kontak dengan mata atau membran mukosa.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait