Acitretin dapat mengobati psoriasis berat hingga gangguan kulit lain dengan memicu pertumbuhan kulit yang normal.
Psoriasis ditunjukan dengan bagian kulit kasar seperti bersisik pada bagian tubuh tertentu

-

Acitretin adalah obat yang digunakan untuk menangani psoriasis berat dan gangguan kulit lainnya. Obat ini bekerja dengan membuat pertumbuhan dan perkembangan kulit normal.

Acitretin (-)
Golongan

Retinoid

Kategori obat

Obat Resep

Bentuk sediaan obat

Kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori X: Penelitian pada binatang percobaan atau manusia menunjukkan adanya kelainan pada janin atau terdapat bukti risiko terhadap janin berdasarkan pengalaman yang ada, serta besarnya risiko yang ditimbulkan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diperoleh. Penggunaan obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil atau wanita usia subur.

Dosis obat

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu.

Selama pengobatan, dokter akan melihat respons pasien terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Penyakit Darier

  • Dewasa: Dosis awal, 10 mg setiap hari selama 2-4 minggu. Dapat disesuaikan menjadi 25-50 mg setiap hari sesuai dengan respons terhadap

Kongenital kongenital, lichen planus berat, psoriasis berat

  • Dewasa: Dosis awal, 25 atau 30 mg setiap hari selama 2-4 minggu, disesuaikan dengan respons pengobatan. Kisaran normal: 25-50 mg setiap hari selama 6-8 minggu. Maksimal: 75 mg per hari.

Baca sesuai petunjuk kemasan atau sesuai arahan dari dokter Anda sebelum menggunakan acitretin. Obat ini sebaiknya dikonsumsi bersama makanan atau segelas susu, biasanya satu kali sehari atau sesuai arahan dari dokter.

Jangan lupa untuk mengonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap hari. Dibutuhkan sekitar 2-3 bulan untuk melihat manfaat acitrecin.

Dosis diberikan sesuai kondisi medis. Jangan menggunakan atau menambah dosis karena dapat menyebabkan efek samping dan kondisi tidak akan membaik dengan cepat.

Beri tahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Acitretin dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Cheilitis
  • Kebotakan
  • Pengelupasan kulit.
  • Kulit kering.
  • Kelainan kuku.
  • Gatal-gatal.
  • Kekakuan kulit
  • Xerophthalmia
  • Mimisan
  • Nyeri sendi.
  • Hiperostosis spinal.
  • Ruam kulit.
  • Kesemutan
  • Kebas
  • Paronikia
  • Atrofi kulit.
  • Rabun senja.
  • Nyeri perut.
  • Perubahan tekstur rambut.
  • Dermatitis
  • Diare
  • Sakit kepala.
  • Pegal-pegal.
  • Mual
  • Muntah
  • Edema perifer.
  • Pseudotumor cerebri.
  • Gejala psikotik.
  • Perubahan parameter kimia darah (enzim hati, asam urat, nitrogen urea darah, trigliserida, kolesterol, elektrolit, hematokrit, hemoglobin, dan glukosa darah)

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Penyakit ginjal.
  • Penyakit hati.
  • Diabetes
  • Riwayat masalah mental.

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis yang meliputi:

  • Gangguan hati dan ginjal berat.
  • Hiperlipidemia
  • Kehamilan dan menyusui.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum digunakan atau dikonsumsi. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi acitretin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi di bawah ini:

  • Dapat mengurangi ikatan protein phenytoin.
  • Dapat meningkatkan risiko hepatitis dengan metotreksat.
  • Dapat meningkatkan tekanan intrakranial dengan tetrasiklin.
  • Dapat meningkatkan risiko teratogenik bila mengonsumsi alkohol saat menggunakan acitretin.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/acitretin-oral-route/description/drg-20061491
Diakses pada 14 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5571/acitretin-oral/details
Diakses pada 14 Desember 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/acitretin/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 14 Desember 2018

Artikel Terkait