Acarbose (Alias: Akarbose)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 23 Jan 2019
Acarbose digunakan untuk mengontrol gula darah tinggi agar terhindar dari komplikasi yang disebabkan oleh diabetes.
Acarbose bekerja dengan memperlambat penyerapan gula dari karbohidrat yang dikonsumsi.

Merk dagang yang beredar:

Acrios, Capribose, Carbotrap, Eclid, Glubose, Glucobay 50, Glucobay 100.

Acarbose digunakan untuk mengontrol gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Mengontrol gula darah akan membantu mencegah kebutaan, serangan jantung, disfungsi seksual, kerusakan ginjal dan saraf. Acarbose bekerja dengan memperlambat penyerapan karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi. Dengan begitu maka akan mengurangi kadar gula di dalam darah.

Acarbose (Akarbose)
Golongan

Antidiabetes

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

  • Dewasa: Dosis awal 50 mg/hari, dapat ditingkatkan menjadi 50 mg, 3 kali sehari. Peningkatan dosis dapat ditingkatkan setelah 6-8 minggu menjadi 100-200 mg, 3 kali sehari jika dibutuhkan.

Aturan pakai Acarbose dengan benar

Acarbose dikonsumsi biasanya 3 kali sehari bersamaan saat makan pada suapan pertama. Dosis mengikuti anjuran dari dokter sesuai dengan kondisi medis dan respon terhadap obat. Untuk mengurangi risiko efek samping, obat dikonsumsi dengan dosis awal rendah dan meningkat secara bertahap sesuai aturan pakai.

Obat ini dikonsumsi secara teratur agar mendapatkan hasil yang maksimal. Gunakan alat pengingat agar bisa mengonsumsi acarbose tepat waktu setiap hari. Jika kondisi Anda tidak membaik atau bahkan memburuk seperti gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, segera menghubungi dokter.

Efek Samping

Selama beberapa minggu setelah mengonsumsi obat, beberapa efek samping dapat terjadi seperti diare, perut kembung atau perut nyeri. Efek samping ini biasanya akan berkurang seiring berjalannya waktu. Jika efek ini terus berlanjut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Beberapa efek samping yang serius juga mungkin terjadi. Segera mencari pertolongan medis jika merasakan efek seperti:

  • Mual atau muntah berat
  • Hilang nafsu makan
  • Mata atau kulit menguning
  • Urin gelap
  • Alergi berat (ruam, gatal, pusing, atau sulit bernapas)

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi acarbose atau alergi lain
  • Pasien terkena stres (demam, trauma, infeksi, atau operasi)
  • Gangguan hati dan ginjal
  • Kehamilan dan menyusui

Anda mungkin akan mengalami penglihatan kabur, pusing atau mengantuk karena gula darah rendah atau tinggi. Tidak disarankan melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan dan batasi minuman beralkohol.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Pasien dengan penyakit radang usus
  • Penyakit usus kronis dengan gangguan pencernaan
  • Gangguan hati
  • Gangguan ginjal

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Menggunakan obat acarbose dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi seperti:

  • Metoprolol, propranolol, timolol dapat mencegah detak jantung yang cepat (hipoglikemia).
  • Obat adsorben (charcoal) atau obat pencernaan (amilase, pancreatin) dapat mengurangi efek acarbose.
  • Neomycin dan colestyramine dapat meningkatkan efek acarbose.
  • Menghambat penyerapan digoxin.

Banyak obat yang dapat memengaruhi gula darah sehingga akan membuatnya sulit untuk dikendalikan. Konsultasi dengan dokter tentang gula darah Anda. Periksa gula darah Anda secara rutin sesuai anjuran dari dokter.

Informasi yg diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/acarbose-oral-route/description/drg-20067949
Diakses pada 14 Oktober 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/acarbose
Diakses pada 14 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5207/acarbose-oral/details
Diakses pada 14 Oktober 2018

Artikel Terkait:
Back to Top